Proyek Jalur KA Simpang Joglo Dites Beban Akhir Oktober, Beroperasi 1 November
Hal itu dipastikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau progres pembangunannya pada Minggu (13/10/2024). Halaman all
(Kompas.com) 14/10/24 05:00 16433079
KOMPAS.com - Jalur Kereta ApiSimpang Joglo, di Solo, Jawa Tengah, akan dapat beroperasi paling lambat pada 1 November 2024, setelah dilakukan tes beban pada 23 dan 24 Oktober 2024.
Hal itu dipastikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau progres pembangunan jembatan rel kereta api layang di Simpang Joglo, Solo, Minggu (13/10/2024).
Pada kesempatan ini, Menhub mengecek progres pembangunan dengan menaiki kereta lori dari Stasiun Kadipiro.
Menurut dia, rel tersebut sudah memungkinkan untuk digunakan, tapi untuk memenuhi persyaratan, ke depan akan dilakukan uji beban.
"Tadi kita sudah menggunakan lori, artinya lintasan dari arah Semarang-Solo praktis sudah bisa. Namun untuk memastikan daya dukung sesuai persyaratan yang berlaku, kami bekerja sama dengan PU untuk melakukan tes beban pada 23 dan 24 Oktober. Apabila tes beban dapat dilakukan, maka operasional paling lambat dilakukan 1 November," jelas Budi dikutip dari laman Kemenhub.
Sebelumnya, ketika kereta api melintas di Simpang Joglo yang memiliki 7 simpang, selalu terjadi titik kemacetan panjang yang rawan kecelakaan.
Dengan dilakukannya pembangunan rel kereta api layang, Menhub berharap kemacetan di Simpang Joglo dapat terurai dan keselamatan meningkat.
"Jembatan ini memiliki dua fungsi, satu fungsi fungsional, di sini pusat dari kemacetan, ada 7 jalur yg melintas di sini. Dengan adanya elevated (layang) dan underpass maka jalurnya seperti layaknya simpang 4 buka simpang 7," pungkasnya.