Momen Langka, Amorphophallus Titanum Mekar Pertama Kali di Kebun Raya Purwodadi

Momen Langka, Amorphophallus Titanum Mekar Pertama Kali di Kebun Raya Purwodadi

Kebun Raya Purwodadi mengumumkan momen langka yakni mekarnya bunga Amorphophallus Titanum. Halaman all

(Kompas.com) 14/10/24 19:38 16464733

JAKARTA, KOMPAS.com -Kebun Raya Purwodadi mengumumkan momen langka yakni mekarnya bunga Amorphophallus Titanum untuk pertama kalinya. Mekarnya bunga yang lebih dikenal dengan nama Bunga Bangkai itu terjadi setelah periode dormansi yang panjang dan menandai salah satu dari momen dalam tahun ini ketika bunga langka ini mekar.

Dalam siaran persnya, Kebun Raya Purwodadi menyampaikan Amorphophallus Titanum adalah tumbuhan yang berasal dari Indonesia dan termasuk dalam keluarga Araceae (keluarga talas-talasan/keladi keladian). Tumbuhan ini dikenal karena perbungaannya yang sangat besar dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Amorphophallus Titanum ditemukan di hutan hujan Sumatera, dan dikenal dengan aroma kuat dan menyengat yang dihasilkannya saat mekar. Aroma tersebut mirip dengan bau daging yang membusuk, yang berfungsi untuk menarik penyerbuk seperti lalat dan kumbang pemakan bangkai. Strategi ini merupakan bentuk adaptasi evolusi untuk memastikan keberhasilan proses penyerbukan.

Dokumentasi Kebun Raya Purwodadi Bunga bangkaiAmorphophallus Titanum mekar di Kebun Raya Purwodadi, Senin (14/10/2024)

Saat bunga Amorphophallus Titanum mekar, bau yang kuat membantu menarik hewan-hewan penyerbuk yang biasanya tidak tertarik pada bunga-bunga biasa. Setelah penyerbukan terjadi, bunga tersebut akan mulai layu, dan proses siklus hidup tanaman berlanjut ke pertumbuhan daun besar yang akan mengumpulkan energi untuk fase mekarnya berikutnya.

Fenomena ini menjadikan Amorphophallus Titanum bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga secara ekologis, memainkan peran penting dalam ekosistem tempat ia tumbuh.

Di Kebun Raya Purwodadi bunga bangkai tersebut sudah terlihat berbunga sejak awal Oktober 2024 dengan bobot umbinya 8 kg. Hal itu menjadi yang pertama kalinya.

Inisiasi pembukaan mekar kelopak sudah terlihat sejak Minggu (13/10/2024) pukul 10.00 WIB. Masih terdapat 14 bunga bangkai lagi yang menyusul untuk berbunga dan masih dalam program kerja sama antara komunitas dan Kebun Raya Purwodadi.

Dokumentasi Kebun Raya Puwodadi Bunga bangkai Amorphophallus Titanum mekar di Kebun Raya Purwodadi, Senin (14/10/2024)

Bunga ini memiliki umbi besar yang dapat mencapai bobot hingga 50 kg, dan umbi ini berperan sebagai cadangan energi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Setelah periode mekar, tanaman ini mengeluarkan daun-daun besar yang dapat memiliki lebar hingga 1,5 meter.

Daun-daun besar ini bertindak sebagai "panel surya", mengumpulkan sinar matahari dan melakukan fotosintesis untuk menghasilkan energi yang diperlukan bagi tanaman. Energi ini tidak hanya mendukung pertumbuhan umbi, tetapi juga mempersiapkan tanaman untuk masa mekarnya di tahun depan.

Siklus hidup Amorphophallus Titanum dengan fase berbunga yang dramatis diikuti oleh pengembangan daun besar, merupakan contoh yang menarik dari adaptasi dan strategi pertahanan diri dalam dunia tumbuhan.

“Melalui kolaborasi ini, kami dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi tumbuhan langka dan meningkatkan minat terhadap studi botanika. Kami berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap keanekaragaman hayati, menjadikan kebun ini sebagai pusat edukasi yang inspiratif,” ujar General Manager Kebun Raya Purwodadi, Galendra Jaya dalam siaran pers, Senin (14/10/2024).

Meskipun berada di dataran rendah yang kering, tim Kebun Raya Purwodadi telah melakukan berbagai upaya dalam perawatan dan pemeliharaan tanaman, termasuk teknik pengairan dan pemupukan yang optimal dan teknik penyesuaian micro climate yang tepat.

“Karena habitat amorphophallus titanum yang kaya akan keanekaragaman hayati kini terancam oleh deforestasi. Hal ini menjadikan upaya konservasi in-situ dan ex-situ sangat penting untuk kelestarian amorphophallus titanum agar keindahan dan keunikan kami dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang. Mari bersama-sama menjaga alam dan melestarikan lewat hobiis, komunitas dan kebun raya tentunya.” Tutur Ass Manager Hortikultura Holding Kebun Raya Purwodadi dan Kebun Raya Bali, Hadhiyyah N. Cahyono.

Kebun Raya Purwodadi mengundang pecinta tanaman maupun masyarakat untuk menyaksikan mekarnya Amorphophallus titanum. Kegiatan pengamatan dan edukasi tentang keanekaragaman hayati serta pelestarian spesies langka ini juga akan diselenggarakan selama periode mekarnya bunga.

Pengunjung dapat melihat bunga bangkai ini di area kafe kebun, Kebun Raya Purwodadi. Kami menyarankan agar pengunjung datang segera, karena periode mekar bunga ini sangat singkat, hanya berlangsung beberapa hari.

#bunga-bangkai #kebun-raya-purwodadi #amorphophallus-titanum #amorphophallus-titanum-mekar

https://travel.kompas.com/read/2024/10/14/193800627/momen-langka-amorphophallus-titanum-mekar-pertama-kali-di-kebun-raya