Cara Eropa Atasi "Overtourism": Listrik dan Air Diputus, Pajak Dinaikkan
Sejumlah kota besar di Eropa mulai memberlakukan aturan baru untuk mengatasi overtourism. Halaman all
(Kompas.com) 15/10/24 05:06 16479997
KOMPAS.com – Seiring berakhirnya musim turis di Eropa, sejumlah kota besar seperti Valencia, Budapest, dan Athena mulai memberlakukan aturan baru untuk mengatasi "overtourism" atau kelebihan wisatawan dan penyewaan apartemen ilegal.
Dilansir dari laman euronews, Senin (14/10/2024), langkah-langkah tersebut diambil guna mengurangi dampak negatif pariwisata terhadap kehidupan warga lokal dan lingkungan.
Valencia, kota di Spanyol timur misalnya, kini menerapkan langkah drastis dengan memutus aliran listrik dan air bagi akomodasi turis ilegal.
Pasokan Listrik dan Air Diputus
Wali Kota María José Catalá menjelaskan bahwa apartemen turis berdampak buruk pada harga sewa dan kehidupan warga setempat.
"Apartemen turis berdampak pada harga sewa, menggusur penduduk menyiratkan hilangnya perdagangan lokal secara bertahap demi toko-toko untuk turis," kata Catalá.
Pemerintah kota juga telah memperketat pengawasan dengan peningkatan 454 persen inspeksi apartemen turis ilegal pada 2024, dengan 278 penutupan tempat tinggal ilegal.
Mengikuti langkah Valencia, kota Sevilla telah memutus pasokan air ke enam apartemen yang ditemukan banyak turis ilegal, dengan dukungan dari pengadilan yang berpihak pada keluhan warga terkait kebisingan.
Sekitar 5.000 apartemen yang ditinggali turis ilegal diperkirakan ada di Sevilla, di samping 10.000 apartemen berlisensi resmi.
Akses air akan dipulihkan hanya jika apartemen-apartemen tersebut kembali menjadi tempat tinggal biasa.
TIK/Artika Rachmi Farmita Pemandangan sungai Danube di kota Budapest, ibukota HungariaPajak Naik dan Penyewaan Apartemen
Di Budapest, mulai 1 Januari 2026, penyewaan apartemen jangka pendek akan dilarang di Distrik 4, area yang dikenal padat dengan akomodasi turis.
Langkah ini diputuskan oleh penduduk lokal dan menjadi langkah pertama yang mungkin diterapkan di seluruh Hungaria.
Sementara itu, Athena akan menghentikan penerbitan izin baru untuk penyewaan apartemen di beberapa distrik pusat kota mulai 2025, dengan uji coba selama 12 bulan untuk menilai dampaknya.
Selain larangan penyewaan apartemen, Athena akan menaikkan pajak harian untuk penyewaan jangka pendek guna mengatasi krisis terkait perubahan iklim.
Pajak tersebut akan naik dari €1,5 atau sekitar Rp 25.507 per hari menjadi €8 atau sekitar Rp 136.042 per hari selama periode sibuk April hingga Oktober.
Dengan langkah-langkah ini, berbagai kota di Eropa berusaha menjaga keseimbangan antara pariwisata dan kebutuhan warga lokal, sambil memastikan keberlanjutan lingkungan.