PIMNAS ke 37 Dibuka, 2600 Mahasiswa se Indonesia Adu Kreasi di Kampus Unair - kumparan.com
Universitas Airlangga (Unair) resmi membuka Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37 pada Selasa (15/10). #publisherstory #beritaanaksurabaya
(Kumparan.com) 15/10/24 16:57 16506646
Universitas Airlangga (Unair) resmi membuka Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37 pada Selasa (15/10). Prof Dr H Muhammad Adlin Sila MA PhD, memberikan ucapan selamat kepada seluruh tim mahasiswa yang telah lolos sebagai finalis PIMNAS ke-37.
Ia juga mengatakan bahwa mahasiswa memiliki potensi yang besar. Oleh karena itu, PIMNAS berlangsung guna menjadi wadah untuk mahasiswa mengasah potensinya.
“Saya ucapkan selamat kepada 525 tim dengan total sekitar 2600 mahasiswa dari 118 perguruan tinggi dari Indonesia,” ucap Adlin.
Pada Scimago Journal Rank yang dirilis pada 2023, Indonesia berhasil mempublikasi karya ilmiah sebanyak 58.284. Capaian ini berhasil mengalahkan negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Bagi Prof Adlin, prestasi tersebut sangat penting karena menunjukan bahwa capaian akademik mampu berkontribusi pada transformasi di masyarakat.
Prof Adlin juga menambahkan bahwa prestasi akademik memang sudah seharusnya juga dapat teraplikasikan pada kehidupan sehari-hari.
“Penelitian dan pengembangan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya menjadi kunci bagi sebuah negara untuk tumbuh menjadi negara maju” paparnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Prof Adlin mengharapkan bahwa perhelatan PIMNAS dapat mencapai tujuannya, yaitu mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Selain itu, harapannya PIMNAS juga dapat menjadi katalis bagi mahasiswa untuk meningkatkan aspek kognitif, emosional, dan spiritual. Melalui PIMNAS, peserta bisa mendapat pengetahuan, kemampuan komunikasi yang baik, serta meningkatkan kreativitas dan penalaran.
Dalam kesempatan yang sama, Dr Maria Veronica Irene Herdjiono MSi selaku Kepala Pusat Prestasi Nasional mengatakan bahwa penyelenggaraan PIMNAS tahun ini berkaitan dengan ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 108 tahun 2024. Tujuan dari penetapan peraturan presiden itu adalah sebagai upaya pemerintah dalam mewujudkan generasi emas 2045 mendatang.
“Melalui rangkaian persiapan generasi emas, nantinya akan dibuat rencana aksi yang dinaungi oleh Badan Penelitian Nasional bersama dengan lembaga kementerian terkait lainnya. Bukan hal yang mudah, beban dan tanggung jawab ini menjadi tantangan ke depan dalam mensukseskan generasi emas di tahun 2045,” jelasnya.
Maria juga mengatakan bahwa rangkaian kegiatan PIMNAS dapat menjadi wadah mahasiswa dalam mengembangkan ide dan inovasi. Menurutnya, mahasiswa juga merupakan tonggak utama bagi kemajuan Indonesia pada masa yang akan datang.
“Besar harapan kami, mahasiswa yang hadir pada hari ini mampu berkontribusi lebih dan menjadi pemimpin yang berdaya saing pada Indonesia emas di tahun 2045,” ungkapnya.
Maria mengatakan bahwa PIMNAS kali ini, terdapat sembilan bidang penelitian. Terdiri dari PKM-RE, PKM-RSH, PKM-K, PKM-PM, PKM-PI, PKM-KC, PKM-KI, PKM-VGK, dan PKM-GFT. Lebih lanjut, rangkaian PIMNAS merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dalam mengembangkan bidang keilmuan yang ada di Indonesia.
“Rangkaian kegiatan PIMNAS dimulai dari pelaksanaan oleh direktorat pembelajaran dan kemahasiswaan serta direktorat akademik pendidikan vokasi dengan jumlah 43.000 tim pendaftar. Melalui serangkaian seleksi, hingga pada akhirnya hari ini terpilih 525 tim yang berhasil lolos PIMNAS. Harapannya setelah PIMNAS, para pembimbing dapat terus mengarahkan mahasiswa dalam mengembangkan bidang riset dan inovasi,” tandasnya.