Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Soal Risiko Perang Nuklir
Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian memperingatkan soal risiko perang nuklir. - Halaman all
(InvestorID) 15/10/24 21:03 16516233
TOKYO, investor.id – Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian memperingatkan soal risiko perang nuklir. Para pemimpin kelompok penyintas bom atom yang dianugerahi penghargaan tersebut mengatakan saat ini risiko perang nuklir meningkat, sehingga pihaknya kembali menyerukan penghapusan senjata nuklir.
"Situasi internasional memburuk dan sekarang perang sedang dilancarkan karena negara-negara mengancam penggunaan senjata nuklir," tutur Shigemitsu Tanaka, salah satu penerima nobel tersebut, seperti dikutip Reuters, Selasa (15/10/2024). Shigemitsu adalah penyintas pengeboman Nagasaki oleh Amerika Serikat (AS) pada 1945 dan salah satu pimpinan kelompok Nihon Hidankyo.
"Saya khawatir kita sebagai umat manusia berada di jalan menuju penghancuran diri. Satu-satunya cara untuk menghentikannya adalah dengan menghapus nuklir," imbuhnya. Ia sempat meneteskan air mata saat berbicara dalam konferensi pers.
Terkait pemberian penghargaan kepada para penyintas, Komite Nobel Norwegia menyoroti kehancuran akibat bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Ia juga mengapresiasi serta kerja keras kelompok itu selama puluhan tahun untuk membersihkan dunia dari senjata nuklir.
Upaya kelompok tersebut sangat penting bagi dunia saat ini, kata komite tersebut, namun pihaknya tidak menyebutkan negara mana saja yang juga memperjuangkan hal ini.
Sementra itu, bulan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengisyaratkan negaranya akan mempertimbangkan untuk menanggapi dengan senjata nuklir jika AS dan sekutunya mengizinkan Ukraina menyerang jauh ke dalam Rusia dengan rudal jarak jauh Barat.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #bahaya-nuklir #nobel-perdamaian #risiko-perang-nuklir #senjata-nuklir #pemenang-hadiah-nobel #shigemitsu-tanaka #berita-ekonomi-terkini