BERITA POPULER: Saham-Saham Terbanyak Dilego Asing hingga Menakar Peluang di Emiten Komoditas

BERITA POPULER: Saham-Saham Terbanyak Dilego Asing hingga Menakar Peluang di Emiten Komoditas

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari saham-saham terbanyak dilego asing hingga menakar peluang di emiten komoditas - Halaman all

(InvestorID) 14/10/24 05:07 16523601

JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Minggu (13/10/2024):

1. Asing Net Sell Beruntun, Saham Ini Dibanting Tanpa Ampun

Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) secara beruntun di BEI dalam sepekan. Saham-saham ini dibanting tanpa ampun, apa saja?

2. Di Sektor Komoditas, Ada Peluang Besar di Emiten-Emiten Ini

Situasi di Timur Tengah dan fenomena La Nina memberikan peluang bagi emiten-emiten komoditas seperti ADRO, ITMG, LSIP, INCO, dan ANTM. Simak ulasan lengkapnya...

3. Arah IHSG dan Cara Cuan dari Saham ANTM hingga BSDE

Begini perkiraan arah indeks harga saham gabungan (IHSG) dan cara memaksimalkan cuan dari saham ANTM hingga BSDE.

4. BI: Modal Asing Senilai Rp 4,47 Triliun Kabur Lewat Pasar Saham

Pada pekan kedua Oktober 2024 tercatat modal asing keluar dari pasar keuangan dalam negeri melalui pasar saham. Berapa banyak?

5.Laba Perbankan Tumbuh 6,4%, Bakal Terkerek Lebih Tinggi

Laba perbankan tumbuh 6,42% pada Agustus 2024 dan berpotensi semakin terkerek usai pelonggaran kebijakan moneter dari Bank Indonesia (BI), jadi berapa?

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #berita-populer #saham-dilego-asing #net-sell-asing #sektor-komoditas #peluang-emiten-komoditas #emiten-komoditas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376488/berita-populer-sahamsaham-terbanyak-dilego-asing-hingga-menakar-peluang-di-emiten-komoditas