10 Saran Liburan yang Harus Dihindari
Tidak semua saran perjalanan yang terdengar umum adalah yang terbaik. Halaman all
(Kompas.com) 15/10/24 20:04 16538250
KOMPAS.com – Dalam merencanakan liburan, banyak sekali saran yang datang dari berbagai sumber.
Namun, tidak semua saran perjalanan yang terdengar umum adalah yang terbaik untuk mendapatkan pengalaman liburan yang maksimal. Beberapa justru bisa mengurangi kesenangan kamu.
Dilansir dari laman Huffpost, berikut ini adalah daftar saran-saran yang sebaiknya dihindari agar kamu bisa menikmati perjalanan dengan lebih baik.
Saran-saran liburan yang harus dihindari
1. Kunjungi Tempat Viral di Medsos
Meski media sosial (medsos) sering kali menyoroti destinasi yang terlihat indah, kenyataannya tidak selalu seperti itu.
\'“Meskipun media sosial menampilkan tempat-tempat yang terlihat indah, kenyataannya bisa jauh berbeda,” kata Alice Teramoto, spesialis destinasi di agen perjalanan Goway.
Tempat-tempat yang populer di Instagram bisa jadi penuh sesak dengan wisatawan, atau tidak memberikan pengalaman yang mendalam.
"Pertimbangkan apakah tempat itu layak dikunjungi lebih dari sekadar kesempatan untuk berfoto, dan apakah akan dipenuhi oleh wisatawan yang hanya ingin mengambil gambar," kata Teramoto.
Sebelum memutuskan pergi ke tempat yang populer di media sosial, lakukan riset lebih mendalam di situs ulasan perjalanan terlebih dulu atau tanyakan kepada teman yang pernah pergi ke sana.
Hal ini akan membantu kamu menghindari kekecewaan dan memberikan gambaran yang lebih realistis.
2. Semakin Cepat Pesan Tiket, Semakin Murah
Memesan lebih awal memang sering kali dianggap cara yang tepat untuk mendapatkan harga terbaik, tetapi tidak selalu demikian.
Beberapa perjalanan, terutama tiket pesawat, menggunakan harga dinamis yang bisa turun mendekati tanggal keberangkatan dan terkadang ada juga penawaran menit terakhir yang kadang jauh lebih murah.
Jika kamu fleksibel dengan jadwal, ada baiknya untuk memantau harga dan melihat penawaran mendekati waktu perjalanan.
3. Hindari Tempat Wisata Ramai
Domas Mituzas/Flickr The Trevi Fountain yang disesaki oleh wisatawanTempat-tempat wisata yang ramai, seperti ikon budaya dan sejarah, memang menarik banyak pengunjung, tetapi itu bukan berarti harus dihindari.
Angie Rice, pemilik Boutique Travel Advisors, berpendapat bahwa destinasi wisata populer memiliki daya tarik karena alasan yang baik.
Mengunjungi landmark terkenal dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang budaya dan sejarah destinasi tersebut.
“Tempat-tempat bersejarah dan situs budaya ikonik menawarkan wawasan penting tentang suatu destinasi,” katanya.
Mengunjungi tempat-tempat terkenal dapat memberi kamu pemahaman lebih mendalam tentang warisan dan arti penting suatu daerah.
Jadi, jangan ragu untuk menikmati destinasi wisata yang ramai selama itu menawarkan nilai budaya yang signifikan.
4. Jangan Bepergian Saat Musim Liburan
Meskipun bepergian di luar musim puncak bisa menghindarkan kamu dari kerumunan, beberapa atraksi atau acara hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu.
Misalnya festival besar, seperti karnaval di Brasil atau melihat bunga sakura di Jepang, hanya bisa dinikmati selama musim puncak.
“Beberapa pengalaman, seperti melihat ikan paus atau menikmati karnaval, hanya bisa dinikmati selama musim puncak,” kata Rice.
Anda mungkin melewatkan kesempatan langka jika hanya fokus untuk menghindari keramaian.
Memahami waktu terbaik untuk mengunjungi destinasi tertentu sangat penting untuk mendapatkan pengalaman yang maksimal.
5. Asuransi Perjalanan Tidak Diperlukan
Mengabaikan asuransi perjalanan adalah salah satu kesalahan besar. Lisa Niver, pakar perjalanan, dengan tegas menyatakan, “Kamu memerlukannya saat terjadi kesalahan.”
Asuransi perjalanan bisa melindungi kamu dalam situasi darurat, seperti badai, pembatalan penerbangan, atau kecelakaan.
Meskipun mungkin tampak seperti biaya tambahan, asuransi perjalanan memberikan perlindungan yang penting jika sesuatu berjalan tidak sesuai rencana.
Dengan memiliki asuransi perjalanan, kamu bisa merasa lebih tenang dan terlindungi jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.
6. Pesan Tiket Sendiri Lebih Murah
Banyak yang beranggapan bahwa memesan tiket perjalanan sendiri lebih murah daripada menggunakan agen perjalanan.
Menurut Melanie Marsell dari Dive the Americas, agen perjalanan tidak selalu lebih mahal.
“Agen biasanya mendapatkan komisi dari mitra perjalanan, bukan dari menaikkan harga tiket kamu,” jelas Marsell.
Banyak agen juga bisa mendapatkan penawaran khusus dan fasilitas tambahan seperti upgrade kamar, yang tidak selalu tersedia jika kamu memesan sendiri.
Selain itu, agen perjalanan bisa memberikan saran yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda, sehingga pengalaman liburan menjadi lebih menyenangkan tanpa biaya tambahan.
7. Selalu Bawa Barang Bawaan Saja
Devaki Das, pendiri Weave a Thousand Journeys, menyarankan agar tidak terobsesi dengan membawa barang sesedikit mungkin.
Mengemas barang dalam tas jinjing memang praktis, tetapi terkadang memaksakan diri untuk hanya membawa barang bawaan bisa lebih merepotkan daripada menguntungkan.
“Ada kalanya membawa barang lebih banyak justru membuat perjalanan lebih nyaman,” katanya.
Terutama jika kamu melakukan perjalanan panjang atau mewah, jangan takut untuk membawa apa yang dibutuhkan, daripada merasa terpaksa untuk hanya membawa barang yang sedikit.
Jika kamu memiliki kebutuhan khusus atau ingin memanjakan diri dengan lebih banyak pakaian dan peralatan, tidak ada salahnya untuk membawa koper yang lebih besar dan membayar biaya tambahan untuk bagasi.
8. Hindari Jajanan Kaki Lima
Banyak yang menyarankan untuk menghindari jajanan kaki lima karena khawatir akan masalah kebersihan.
Namun, jajanan kaki lima adalah salah satu cara terbaik untuk merasakan budaya lokal.
Lotte Nash dari Wayfairer Travel mengatakan bahwa menjelajahi kuliner lokal adalah cara terbaik untuk terhubung dengan budaya.
“Jajanan kaki lima bisa sama amannya dengan makanan di restoran, terutama jika kamu memilih tempat dengan banyak pelanggan lokal,” kata Nash.
Pilihlah pedagang yang ramai oleh penduduk setempat, yang makanannya dimasak langsung di depan Anda dan perhatikan kebersihannya.
Pengalaman kuliner lokal ini bisa menjadi salah satu kenangan terbaik dari perjalanan kamu.
9. Tukarkan Uang di Bandara
Menurut Kevin Mercier, blogger perjalanan di Kevmrc Travel, menukar uang di bandara memang praktis, tetapi kurs yang ditawarkan sering kali jauh lebih buruk daripada di tempat lain.
“Anda akan mendapatkan nilai yang jauh lebih baik di ATM lokal atau penukaran uang yang terpercaya,” kata Mercier.
Selain itu, menggunakan metode tarik uang di ATM lokal atau menggunakan kartu kredit akan membantu kamu menghemat uang selama perjalanan.
10. Hindari Transportasi Umum
Mimi Gee, pendiri Find Your Resort, menyarankan agar pelancong tidak ragu menggunakan transportasi umum.
“Angkutan umum sering kali lebih murah dan bisa menjadi cara terbaik untuk melihat kota,” jelas Gee.
Transportasi umum juga sering kali menjadi pilihan yang lebih hemat dan praktis, terutama di kota-kota besar dengan lalu lintas yang padat.
Selain itu, menggunakan angkutan umum juga bisa memberikan pengalaman lebih autentik dan memungkinkan Anda melihat kehidupan sehari-hari penduduk setempat dan jangan ragu untuk mencoba bus atau kereta saat menjelajahi kota baru.
#tips-wisata #tips-liburan #saran-liburan-yang-harus-dihindari #tips-memaksimalkan-liburan
https://travel.kompas.com/read/2024/10/15/200400327/10-saran-liburan-yang-harus-dihindari-