Pria di Pasar Minggu Todongkan Pistol ke PPSU karena Merasa Tidurnya Terganggu

Pria di Pasar Minggu Todongkan Pistol ke PPSU karena Merasa Tidurnya Terganggu

A, menodongkan pistol ke 7 PPSU di Pasar Minggu karena merasa berisik dan tidurnya terganggu saat petugas menebang pohon di depan rumahnya. Halaman all

(Kompas.com) 16/10/24 20:49 16567767

JAKARTA, KOMPAS.com - FA, menodongkan pistol ke anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Pasar Minggu karena merasa berisik dan tidurnya terganggu saat petugas menebang pohon di depan rumahnya.

Hal tersebut diketahui oleh Lurah Pejaten Barat Asep Ahmad Umar saat dia mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berbicara dengan FA.

“Yang bersangkutan (FA) mengaku tidurnya terganggu karena dia baru tidur sekitar pukul 02.00 WIB, terganggu dengan mesin potong itu,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Rabu (16/10/2024).

Asep menceritakan, mulanya dia memerintahkan tujuh anggota PPSU untuk menebang pohon di depan rumah FA, di Komplek Buncit Indah, Jalan Mimosa, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024) sekitar pukul 06.05 WIB.

Penebangan pohon itu dilakukan karena menerima permohonan dari Ketua Paguyuban Komplek Ketua Buncit Indah. Permintaan dari paguyuban ini berdasarkan permohonan dari kakak ipar FA.

Sebab, ranting itu dikhawatirkan menimpa pejalan kaki atau pengendara ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Pukul 08.00 WIB, tujuh anggota PPSU meluncur ke lokasi tersebut sambil membawa mesin potong pohon. Sampai di lokasi, mereka melakukan pembersihan dan diawali dengan izin kepada sekuriti, diperbolehkan,” ucap Asep.

Bukan hanya pihak keamanan, anggota PPSU juga telah meminta izin kepada tante FA.

Beberbekal koordinasi yang sudah dilaksanakan, tujuh anggota PPSU melaksanakan pemangkasan ranting pohon di depan rumah FA sekitar pukul 08.00 WIB.

Tetapi, FA tiba-tiba saja membuka jendela dari lantai dua, menodongkan pistol, dan berkata kasar kepada anggota PPSU.

“Tadinya anak-anak belum ngeh kalau itu pistol, harus memperhatikan, baru tahu itu pistol. Mereka menghentikan pekerjaan lalu turun orang tersebut. Lalu anak-anak merapikan alat, berlari menuju pos sekuriti,” urai dia.

Usai anggota PPSU melaporkan, Asep akhirnya datang ke TKP lalu berbicara dengan FA.

“Dia bilang, ‘saya tidak tahu kalau ada pohon tumbang biasa juga saya yang merapikan\'. Jadi, tantenya dia yang minta ke paguyuban (merapikan pohon). Dia tidak tahu kalau lagi dipotong pohonnya,” kata Asep.

Setelah kejadian ini, Asep melaporkan ke Polsek Pasar Minggu. Kini, FA sudah ditangkap oleh polisi.

#anggota-ppsu-ditodong-pistol #ppsu-ditodong-pistol

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/16/20495551/pria-di-pasar-minggu-todongkan-pistol-ke-ppsu-karena-merasa-tidurnya