Wall Street Tancap Gas, Dow Jones Pecah Rekor Tertinggi Lagi
Wall Street tancap gas pada Rabu (16/10/2024). Bahkan, Dow Jones memecahkan rekor tertinggi lagi, apa pemicunya? - Halaman all
(InvestorID) 17/10/24 04:07 16581146
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street tancap gas pada Rabu (16/10/2024), membalikan pelemahan yang terjadi pada sesi sebelumnya. Bahkan, Dow Jones memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) lagi. Hal itu dipicu oleh hasil positif kuartal III-2024.
Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones melejit 337,28 poin (0,79%) berakhir di level 43.077,70. S&P 500 juga naik 0,47% ke level 5.842,47, sementara Nasdaq Composite bertambah 0,28% dan ditutup pada 18.367,08.
Saham Morgan Stanley melonjak 6,5% setelah melaporkan hasil kuartal ketiga yang melampaui ekspektasi Wall Street, baik dari segi pendapatan maupun laba. United Airlines juga mencatat hasil lebih baik dari perkiraan dan memproyeksikan angka yang kuat untuk kuartal keempat, mendorong sahamnya terbang hingga 12,4%.
Musim laporan keuangan kuartal ketiga ini dimulai dengan baik. Sekitar 50 saham yang termasuk dalam indeks S&P 500 telah melaporkan kinerja kuartal ketiganya, dengan 79% di antaranya melampaui ekspektasi, menurut data dari FactSet.
Pada Selasa (15/10/2024), Dow Jones dan S&P 500 sempat melemah dari rekor sebelumnya, masing-masing turun lebih dari 0,7%, sementara Nasdaq Composite mengalami penurunan sebesar 1%.
Meskipun volatilitas pasar meningkat, Kepala Strategi Investasi di CFRA Research Sam Stovall optimistis bahwa pasar saham masih berpotensi naik dalam jangka pendek, terlebih setelah September ditutup dengan menguat.
"Biasanya, September di tahun pemilu cenderung negatif. Namun, jika hasilnya positif, ini juga dapat mengindikasikan bulan Oktober yang positif, dibandingkan dengan tren Oktober yang biasanya negatif," ungkapnya Stovall.
Tahun Pemilu
Stovall menambahkan, selama dua bulan terakhir tahun pemilu, pasar hampir selalu naik dengan berbagai ukuran, gaya, dan sektor mencatatkan pengembalian positif. “Jadi, investor sangat menyadari momentum di balik pasar saat ini,” paparnya.
Meski demikian, Stovall tidak mengesampingkan kemungkinan koreksi harga saham, mengingat valuasi saat ini terbilang tinggi. Namun, ia memprediksi aksi jual besar kemungkinan akan terjadi setelah pemilu, mungkin pada awal tahun baru.
"Kita mungkin rentan terhadap beberapa kejadian eksternal yang bisa mengguncang harga saham," tutupnya.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #dow-jones #rekor-tertinggi-dow-jones #nasdaq #s-p-500 #hasil-kuartal-iii #tahun-pemilu #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/376891/wall-street-tancap-gas-dow-jones-pecah-rekor-tertinggi-lagi