Saham Adaro (ADRO) kok Dilepas?

Saham Adaro (ADRO) kok Dilepas?

Saham Adaro (ADRO) memerah kemarin. Saham ADRO banyak didistribusikan alias diguyur ke pasar. - Halaman all

(InvestorID) 17/10/24 08:50 16600586

JAKARTA, investor.id - Saham PT Adaro Energy Indonesia (ADRO) melemah 0,77% ke Rp 3.850 pada perdagangan 16 Oktober 2024 kemarin.

Sebanyak 106,11 juta saham Adaro diperdagangkan, frekuensi 12.040 kali, dan nilai transaksi Rp 408,56 miliar.

Saham Adaro banyak didistribusikan kemarin, alias diguyur ke pasar. Broker Mandiri Sekuritas membukukan net sell mencapai Rp 219,3 miliar.

Asing juga banyak melepas saham Adaro Energy. Di mana asing membukukan net sell Rp 80,2 miliar.

Adaro Energy Indonesia (ADRO) sendiri mengungkap perubahan dan/atau tambahan atas keterbukaan informasi terkait transaksi material berupa penjualan sebanyak-banyaknya seluruh saham pada PT Adaro Andalan Indonesia (AAI).

AAI adalah perusahaan batu bara termal Grup Adaro. Saat ini Adaro (ADRO) menguasai 7.008.202.240 (99,99%) saham AAI.

RUPSLB

Adaro Energy Indonesia (ADRO) akan meminta persetujuan atas rencana transaksi tersebut dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Jumat, 18 Oktober 2024 besok.

Direksi Adaro Energy menjelaskan, perseroan berencana melakukan transaksi penjualan atas sebanyak-banyaknya seluruh saham yang dimiliki perseroan pada AAI (dahulu bernama PT Alam Tri Abadi), sejumlah 7.008.202.240 saham melalui pelaksanaan penawaran umum oleh pemegang saham (PUPS).

“Pada tanggal keterbukaan informasi ini, AAI merupakan suatu perseroan terbatas yang 99,9999% sahamnya dimiliki secara langsung oleh perseroan,” papar direksi Adaro (ADRO).

Direksi Adaro menyatakan, PUPS akan dilaksanakan secara bersamaan atau berkesinambungan dengan proses penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham AAI.

Di mana segera setelah IPO saham AAI tersebut, kepemilikan saham Adaro Energy (ADRO) pada AAI diperkirakan akan terdilusi menjadi sebesar 90% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor AAI.

Lanjut direksi ADRO, nilai rencana transaksi secara keseluruhan serendah-rendahnya adalah sebesar US$ 2,44 miliar atau setara dengan 31,8% dari total ekuitas perseroan dan setinggi-tingginya adalah sebesar US$ 2,62 miliar yang setara dengan 34,1% dari total ekuitas perseroan, dengan asumsi setiap pemegang saham perseroan melakukan pemesanan saham yang ditawarkan dalam PUPS sesuai dengan rasio pemesanan.

Direksi Adaro Energy (ADRO) mengungkap bahwa rencana transaksi tidak berpotensi mengakibatkan terganggunya kelangsungan usaha Adaro Energy. Di mana setelah divestasi, berdasarkan proforma laporan keuangan 30 Juni 2024, ADRO masih memiliki laba bersih dan pendapatan sekitar 35% dari pendapatan sebelum divestasi AAI.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #adaro #adro #saham-adro #adaro-energy-indonesia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376924/saham-adaro-adro-kok-dilepas