Pupuk Kaltim Salurkan Rp 1 Miliar untuk Pengembangan Pendidikan dan Startup di ITS
Pupuk Kaltim terus berkomitmen mendukung dunia pendidikan dan pengembangan startup dengan memberikan bantuan dana Rp 1 miliar kepada ITS Surabaya.
(Kompas.com) 17/10/24 14:05 16603324
KOMPAS.com – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dan pengembangan startup. Kali ini, perusahaan memberikan bantuan dana sebesar Rp 1 miliar kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Selasa (15/10/2024).
Bantuan tersebut ditujukan untuk merenovasi co-working space dan mendukung program inkubasi startup di ITS.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo mengatakan, bantuan itu merupakan langkah nyata perusahaan untuk mendorong inovasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Bantuan tersebut, lanjut dia, juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan, khususnya ITS yang telah berkontribusi dalam pengembangan SDM Pupuk Kaltim.
"Kami ingin mempererat hubungan dengan ITS, mengingat sekitar 142 orang dari total 1.300 tenaga kerja di Pupuk Kaltim berasal dari lulusan ITS," ujar Soesilo dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (16/10/2024).
Soesilo menjelaskan bahwa renovasi co-working space bertujuan memberikan kenyamanan lebih bagi mahasiswa ITS untuk belajar dan berkolaborasi.
Sementara, program inkubasi startup diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku startup untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang mereka miliki.
Pupuk Kaltim, tegasnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan ITS dalam pengembangan SDM yang kompeten dan berdaya saing.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pupuk Kaltim ikut berkontribusi pada program dana abadi senilai Rp 1 miliar. Dana ini akan disalurkan dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.
"Melalui sinergi yang terjalin ini, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia," tutur Soesilo.
Selain itu, Pupuk Kaltim dan ITS juga optimistis bisa bersama-sama mendorong inovasi, pengembangan SDM, dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.
Pupuk Kaltim sendiri sudah memiliki program penghantaran tuntas ke perguruan tinggi negeri (PTN). Program ini meliputi pemilihan jurusan, konsultasi siswa dan orangtua, serta penghantaran melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan tes mandiri.
"Dukungan kami terhadap program dana abadi juga didorong oleh banyaknya bantuan dari teman-teman ITS dalam berbagai proyek yang dijalankan oleh Pupuk Kaltim," jelas Soesilo.
Salah satu proyek besar yang saat ini tengah dilaksanakan Pupuk Kaltim adalah pembangunan pabrik pupuk di Fakfak, Papua Barat. Peletakan batu pertama telah diselenggarakan pada Kamis (23/11/2023).
Keberadaan pabrik tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pupuk untuk wilayah Indonesia bagian timur.