Masih Minim, Pramono Anung Janji Tambah Jumlah SLB di Jakarta Utara jika Jadi Gubernur
Calon gubernur Jakarta, Pramono Anung, berjanji akan menambah jumlah sekolah luar biasa (SLB) di Jakarta Utara jika terpilih. Halaman all
(Kompas.com) 18/10/24 07:10 16635612
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung berjanji menambah jumlah sekolah luar biasa (SLB) di Jakarta Utara jika dirinya menang Pilkada 2024.
Hal itu disampaikan Pramono saat berkampanye di Jalan Mahoni 1 Blok B, Kelurahan Lagoa, Koja, Kamis (17/10/2024).
"Ya, harus ada (penambahan sekolah SLB) lah, masa daerah sebesar ini enggak ada. Kan kasihan sekali dan saya melihatnya prihatin banget ya," ucap Pramono, Kamis.
Keinginan Pramono menambah SLB di Jakarta Utara berawal dari keluhan warga bernama Upi Apriyani yang merupakan pemilik Rumah Quran Disabilitas Jakarta Utara.
Kepada Pramono, Upi mengeluhkan minimnya SLB di Jakarta Utara yang hanya berjumlah tiga sekolah. Ketiga sekolah itu tak mampu menampung seluruh anak disabilitas di Jakarta Utara.
"Jadi, apa yang disampaikan oleh Ibu (Upi) tadi dan juga saya menemukan di daerah ini ternyata SLB-nya (tidak) cukup banyak," terang Pramono.
Pramono pun mengaku sudah berdiskusi dengan Anggota DPR RI Charles Honoris dan Anggota DPRD Jakarta Dapil II Jhonny Simanjuntak untuk menambah SLB di Jakarta Utara jika dirinya jadi gubernur.
"Tentunya yang seperti ini harus diusulkan, enggak mungkin enggak ada yang menangani. Kalau tidak ada yang menangani, kasihan sekali rakyat yang memang membutuhkan," ujar Pramono.
Pramono mengatakan, pemerintah memang semestinya hadir untuk memfasilitasi para penyandang disabilitas.
"Minimal mereka bisa survive untuk hidup, itu aja sudah bukan hal yang gampang. Untuk itu yang namanya pemerintah harus hadir untuk hal-hal seperti itu," tegas mantan Sekretaris Kabinet Indonesia Maju itu.
Sebelumnya, warga Koja bernama Upi Apriyani meminta Pramono menambah jumlah SLB di Jakarta Utara. Dia mengungkapkan, saat ini hanya ada tiga SLB di Jakut.
Padahal, penyandang disabilitas di Jakarta Utara jumlahnya banyak, sehingga tak semuanya bisa tertampung di tiga sekolah tersebut.
Bersamaan dengan itu, Upi berharap Pramono lebih memperhatikan hak-hak anak disabilitas, terutama di bidang pendidikan, jika terpilih sebagai gubernur Jakarta.
"Perhatikan untuk pendidikan anak-anak disabilitas Jakarta Utara," ungkap Upi.
Sebenarnya, kata Upi, permasalahan anak disabilitas di Jakarta sangat kompleks. Namun, yang terpenting, gubernur berikutnya dapat mengutamakan pemenuhan hak pendidikan para penyandang disabilitas.
Upi juga berharap, rencana pembentukan Dewan Disabilitas Jakarta bisa direalisasikan.
"Untuk menaungi, maka Dewan Disabilitas Jakarta yang peraturan daerah (Perda)-nya sudah ada, maka kita giring untuk realisasikan," ucap Upi.