Dorong Pengembangan Inovasi dan Penelitian Akademis, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar untuk UGM
Bantuan menjadi wujud nyata upaya Pupuk Kaltim dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Tanah Air. Halaman all
(Kompas.com) 18/10/24 12:54 16649212
KOMPAS.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyaluran bantuan senilai Rp 1 miliar kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Bantuan itu menjadi wujud nyata upaya perusahaan dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Tanah Air.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo mengatakan, bantuan dialokasikan untuk dua proyek, yakni pembangunan Gelanggang Inovasi Kreativitas (GIK) UGM senilai Rp 500 juta serta renovasi Laboratorium Teknik Kimia dan Katalis milik Fakultas Teknik UGM senilai Rp 500 juta.
"Kami memberikan apresiasi kepada berbagai fakultas di UGM yang selama ini telah memberikan pendampingan ataupun kerja sama dengan Pupuk Kaltim. Berkat itu, kami mampu menjadi salah satu perusahaan terbaik. Saat ini, Pupuk Kaltim punya sebanyak 1.300 karyawan dengan 163 di antaranya merupakan lulusan UGM," ujar Soesilo dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (18/10/2024).
Bantuan pembangunan GIK UGM, tambah Soesilo, sejalan dengan visi misi House of Future (HoF) dalam bidang pendidikan dan pelatihan yang diusung Pupuk Kaltim.
Melalui HoF, Pupuk Kaltim menyediakan sistem simulator virtual pengoperasian pabrik untuk memudahkan pelatihan karyawan baru dan penyegaran pengetahuan karyawan lama.
Sementara, bantuan untuk laboratorium Teknik Kimia dan Katalis UGM diberikan untuk mendukung pembuatan peta jalan zero waste di Pupuk Kaltim.
Laboratorium itu nantinya dapat digunakan untuk mengolah sampah domestik menjadi bahan bakar alternatif boiler di perusahaan.
“Kami juga membutuhkan kajian penelitian dari Fakultas Teknik UGM untuk penyediaan bahan baku pupuk NPK, kalium, dan fosfor untuk masa depan, serta ketersediaan di pabrik baru di Fakfak," ucap Soesilo.
Pentingnya inovasi dan kolaborasi
Bagi Pupuk Kaltim, inovasi perlu dikedepankan karena menjadi kunci untuk menghadapi perubahan. Hal ini termasuk kemampuan beradaptasi dan keahlian menciptakan solusi yang lebih efisien serta berkelanjutan
Menurut Soesilo, hal itu jadi keharusan yang tidak bisa diabaikan agar Pupuk Kaltim dapat terus memperkuat kolaborasi antara industri dan pendidikan. Ini merupakan wujud komitmen perusahaan terhadap pembangunan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Terkait peningkatan kolaborasi dan kerja sama dengan UGM, Pupuk Kaltim telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, baik secara nasional maupun internasional.
Penghargaan tersebut meliputi kontribusi terhadap pendidikan vokasi dan inovasi keberlanjutan, hingga efisiensi operasional serta dampak positif terhadap lingkungan dalam mendorong kinerja perusahaan.
Pada Oktober 2024, Pupuk Kaltim juga meraih penghargaan atas kontribusi dalam mengembangkan pendidikan vokasi di Industrial Education and Training Expo (IDUTEX) 2024 yang diselenggarakan BPSDMI Kemenperin di Jakarta.
Dok. Pupuk Kaltim Jajaran Direksi Pupuk Kaltim bersama sejumlah tenaga pengajar dan rektor UGM usai kegiatan pemberian bantuan akademis dari Pupuk Kaltim.Selain itu, perusahaan juga berhasil meraih prestasi terbaik di Asia Pacific Quality Organization (APQO) ke-29.
Penghargaan tersebut diberikan atas berbagai gagasan Pupuk Kaltim yang berfokus pada inovasi keberlanjutan, efisiensi operasional, dan dampak positif terhadap lingkungan.
“Kami juga berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM selama tiga tahun terakhir dan menyelenggarakan Business Class Competition yang finalnya nanti diadakan pada Desember 2024. Kolaborasi juga dilakukan dengan FISIPOL UGM. Mereka kami libatkan dalam proyek pendampingan untuk pembangunan pabrik baru di Fakfak,” jelas Soesilo.
Soesilo berharap, Pupuk Kaltim dapat menjalin kerja sama yang lebih intensif dengan UGM, khususnya dalam memberikan pendampingan kepada lulusan sekolah yang dikelola yayasan perusahaan agar dapat diterima di kampus kebangsaan.
"90 persen lulusan sekolah menengah atas (SMA) kami diterima di perguruan tinggi negeri (PTN). Ini adalah masa depan Pupuk Kaltim. Generasi inilah yang akan melanjutkan kiprahnya membesarkan perusahaan," terang Soesilo.
Sementara itu, Rektor UGM Ova Emilia mengapresiasi sekaligus menyampaikan terima kasih atas bantuan Pupuk Kaltim dalam mendukung peningkatan fasilitas pendidikan di UGM.
Ova juga menawarkan kerja sama baru terkait penyediaan simulator lapangan kerja di GIK, termasuk tempat riset dan pengembangan berbagai kebutuhan perusahaan.
Selain dengan Pupuk Kaltim, dosen UGM juga terus melakukan pendekatan ke berbagai perusahaan untuk mengidentifikasi kebutuhan riset dan pengembangan yang tengah dilakukan.
"Kami membuat semacam pelatihan bagi mahasiswa di GIK untuk mengenal lebih dekat virtual praktik dan properti lapangan kerja yang ingin digeluti. Keberadaan simulator pengoperasian sistem kerja di Pupuk Kaltim saya kira akan meningkatkan minat, potensi, dan motivasi mahasiswa terhadap hal tersebut," jelas Ova.
Terkait pendampingan sekolah yang dikelola Pupuk Kaltim, Ova menyatakan kesiapan dan keterlibatan pihaknya untuk mendukung gagasan tersebut.
Bahkan, untuk penerimaan mahasiswa, UGM tengah menyiapkan program pre-university. Dalam program ini, calon mahasiswa bisa mengikuti kursus penguatan kemampuan untuk mengikuti ujian masuk.
"Melalui kerja sama dengan Pupuk Kaltim, UGM optimistis dapat bersama mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi di Indonesia. Ini pada akhirnya akan berkontribusi pada pembangunan nasional dan daya saing global," kata Ova.