Harga Batu Bara Rebound, Ditopang Ramai Sentimen Positif

Harga Batu Bara Rebound, Ditopang Ramai Sentimen Positif

Harga batu bara sebagian besar rebound pada Kamis (17/10/2024). Hal itu ditopang ramainya sentimen positif, apa saja? - Halaman all

(InvestorID) 18/10/24 05:49 16651263

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara sebagian besar rebound pada Kamis (17/10/2024). Hal itu ditopang ramainya sentimen positif, mulai dari harga gas, India memperpanjang mandat bagi pembangkit listrik batu bara impor dengan kapasitas penuh, hingga China mulai membangun tambahan unit pembangkit batu bara Shanwei Honghaiwan.

Harga batu bara Newcastle untuk Oktober 2024 turun US$ 0,2 menjadi US$ 145,75 per ton. Sedangkan November 2024 menguat US$ 0,2 menjadi US$ 147,6 per ton. Sementara itu, Desember 2024 terkerek US$ 0,35 menjadi US$ 149,75 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Oktober 2024 meningkat US$ 0,45 menjadi US$ 118,55. Sedangkan, November 2024 menguat US$ 1,45 menjadi US$ 117,55. Sedangkan pada Desember 2024 naik US$ 1,15 menjadi US$ 118,95.

Kontrak Berjangka Gas Alam TTF Dutch, yang menjadi acuan perdagangan gas di Eropa, naik 0,8% menjadi 39,59 euro per megawatt-jam (Mwh), mengakhiri pelemahan yang terjadi dalam dua hari beruntun.

Smeentara itu, India telah memperpanjang mandat bagi pembangkit listrik batu bara impor negara itu untuk beroperasi pada kapasitas penuh hingga 31 Desember untuk mengantisipasi permintaan listrik yang lebih tinggi, menurut surat edaran pemerintah yang ditinjau oleh Reuters.

Sebelumnya, pemerintah telah mengizinkan pembangkit listrik berbasis batu bara impor untuk beroperasi pada kapasitas penuh hingga 15 Oktober.

Pembangkit Listrik China

Sementara itu, perusahaan pengembangan tenaga listrik Guangdong China telah mengumumkan dimulainya pembangunan Unit 5 dan 6 di pembangkit listrik batu bara Shanwei Honghaiwan, yang terletak di provinsi Guangdong, China selatan.

Unit pembangkit listrik tenaga batu bara ultra-superkritis (USC) memiliki kapasitas masing-masing 1 GW, dan komisioning dijadwalkan pada tahun 2025. Setelah selesai, proyek tersebut diharapkan menghasilkan lebih dari 9 TWh/tahun listrik.

Pembangkit listrik Shanwei sudah memiliki empat unit operasional dengan total 2.520 MW. Unit 1 dan 2 (masing-masing 600 MW) diresmikan pada tahun 2008, sementara Unit 3 dan 4 (masing-masing 660 MW, juga dianggap ultra-superkritis), diresmikan pada tahun 2010 dan 2011.

Pada akhir tahun 2023, kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara masih mewakili 43% dari kapasitas terpasang China dan 62% dari total pembangkit listriknya, meskipun porsi ini telah menurun dalam beberapa tahun terakhir dengan pengembangan energi terbarukan dan energi nuklir di negara tersebut.

 

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-batu-bara #batu-bara #harga-batu-bara-newcastle #harga-batu-bara-rotterdam #sentimen-batu-bara #pembangkit-listrik-batu-bara #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377067/harga-batu-bara-rebound-ditopang-ramai-sentimen-positif