Menlu Israel Sebut Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar Telah Meninggal
Menlu Israel Israel Katz mengatakan pemimpin Hamas yang baru naik Yahya Sinwar telah meninggal dunia oleh serangan Israel. - Halaman all
(InvestorID) 18/10/24 14:13 16651277
KAIRO, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Israel Katz mengatakan pemimpin Hamas yang baru naik Yahya Sinwar telah meninggal dunia oleh serangan pasukan militer Israel pada Rabu (16/10/2024).
“Ini menciptakan peluang untuk pembebasan segera para sandera dan perubahan potensial yang dapat mengarah pada realitas baru di Gaza, tanpa Hamas dan tanpa kendali Iran,” bebernya dalam pernyataan resminya, lapor NBC News, Jumat (18/10/2024).
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan pers, meskipun tewasnya Sinwar merupakan tonggak penting bagi Israel, namun perang belum berakhir.
“Hamas tidak akan lagi memerintah Gaza. Ini adalah awal hari setelah Hamas, dan ini adalah kesempatan bagi Anda, penduduk Gaza, untuk akhirnya terbebas dari tiraninya,” kata Netanyahu.
Kepala Staf Umum Angkatan Pertahanan Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi mengatakan dalam sebuah pernyataan video, mereka tidak akan berhenti sampai menangkap semua teroris yang terlibat dalam pembantaian 7 Oktober 2023 dan membawa semua sandera pulang.
Sebelumnya pada hari itu, Angkatan Pertahanan Israel mengatakan mereka sedang menyelidiki kemungkinan Sinwar termasuk di antara tiga militan yang tewas dalam sebuah operasi di Jalur Gaza. Identitasnya tidak dapat mereka konfirmasikan pada saat itu.
"Pasukan yang beroperasi di daerah itu terus beroperasi dengan kehati-hatian yang diperlukan," mereka menambahkan dalam sebuah unggahan media sosial. CNBC tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.
Sebelumnya, Sinwar (62) mengambil alih komando penuh pemimpin Hamas di Jalur Gaza yang didukung Iran tersebut pada Agustus 2024. Pengangkatannya menyusul tewasnya mantan kepala politik Ismail Haniyeh.
Peristiwa ini menandai pukulan besar yang diberikan Israel kepada Hamas dalam konflik selama setahun, dipicu oleh serangan kelompok militan Palestina pada 7 Oktober 2023 terhadap negara Yahudi tersebut, yang dituduhkan Israel sebagai dalang di balik serangan tersebut.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #yahya-sinwar #hamas #lebanon #israel #pemimpin-baru-hamas #berita-ekonomi-terkini