Rupiah Diperkuat Gagasan The Fed Pangkas Bunga Lebih Kecil

Rupiah Diperkuat Gagasan The Fed Pangkas Bunga Lebih Kecil

Mata uang rupiah pada perdagangan Jumat (18/10/2024) ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). - Halaman all

(InvestorID) 18/10/24 15:59 16660734

JAKARTA, investor.id – Mata uang rupiah pada perdagangan Jumat (18/10/2024) ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kenaikan ini diperkuat gagasan The Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga dengan margin yang lebih kecil dalam beberapa bulan mendatang, sebut Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi.

Nilai tukar (kurs) rupiah sore ini menguat 26 poin walaupun sebelumnya sempat naik lebih tinggi di level Rp 15.481, dibandingkan sebelumnya di level Rp 15.507 per dolar AS.

"Data penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan dan hasil lain yang menunjukkan klaim pengangguran mingguan turun, menunjukkan kekuatan di pasar tenaga kerja. Pembacaan tersebut memperkuat gagasan The Fed akan memangkas suku bunga dengan margin yang lebih kecil dalam beberapa bulan mendatang," jelas Ibrahim dalam catatan Jumat.

Namun, pemangkasan 25 basis poin (bps) oleh Bank Sentral Eropa (ECB) mengindikasikan bank-bank sentral global utama masih bersiap untuk memangkas suku bunga lebih lanjut dengan lingkungan suku bunga yang lebih rendah dan aset-aset tak berimbal hasil (yield) lainnya.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan Wakil Presiden Kamala Harris dan mantan presiden AS Donald Trump bersiap untuk pemilihan presiden yang ketat, dengan kurang dari tiga minggu tersisa hingga pemungutan suara. Perbedaan dalam pendirian kedua kandidat memicu peningkatan ketidakpastian atas hasil pemilu.

Sementara jajak pendapat media menunjukkan Harris unggul tipis atas Trump, pasar prediksi dan taruhan sebagian besar condong ke arah kemenangan Trump. Hal ini memicu lebih banyak ketidakpastian atas hasil yang mungkin terjadi.

Ibrahim menerangkan, data domestik bruto menunjukkan ekonomi China tumbuh 4,6% secara tahun ke tahun (YoY) pada kuartal III-2024, seperti yang diharapkan. Pertumbuhan kuartal ke kuartal juga meningkat, meskipun pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun berjalan masih di bawah target tahunan pemerintah sebesar 5%, karena langkah-langkah stimulus terbaru dari negara itu dinilai kurang memuaskan.

Dilihat dari sisi internal, kondisi ekonomi yang kini cenderung kurang stabil, ditambah dengan beban keuangan yang semakin besar, bunga utang yang semakin besar. Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk kembali menempatkan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan di kabinet barunya dengan dibantu oleh tiga wakil menteri adalah sikap yang realistis dan bijaksana.

“Pengangkatan Sri Mulyani merupakan upaya strategis agar tim ekonomi kabinet baru mendatang dapat segera bekerja, mengingat pengalamannya sebagai Menteri Keuangan selama hampir dua periode kepresidenan sebelumnya membuat Sri Mulyani dapat meneruskan pekerjaan yang belum terselesaikan,” tambah Ibrahim.

“Meskipun begitu, Prabowo melihat perlunya kaderisasi pada lingkungan Kementerian Keuangan, khususnya pada pos menteri, sehingga ditunjuk tiga wakil menteri untuk mendampingi Sri Mulyani,” sebutnya.

Ketiga nama tersebut adalah Suahasil Nazara yang sekarang adalah Wamenkeu I dan telah berpengalaman memimpin sejumlah lembaga di bawah Kementerian Keuangan, Thomas Djiwandono yang kini tengah menjabat sebagai Wamenkeu II, serta Anggito Abimanyu yang merupakan ekonom senior dan mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Terkait pembentukan Badan Penerimaan Negara, terdapat sisi positif maupun negatif mengenai pemisahan pengelolaan penerimaan negara dengan Kementerian Keuangan. Bila kewenangan tersebut dipisah, maka kinerja kedua lembaga tersebut menjadi lebih fokus. Sedangkan, jika kewenangan tersebut tetap digabung, maka sinkronisasi antara pengeluaran dan pendapatan dapat dilakukan dengan lebih baik.

Ibrahim menakar rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup menguat di kisaran Rp 15.380 per dolar AS sampai dengan Rp 15.500 per dolar AS pada perdagangan Senin (21/10/2024).

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #rupiah #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377141/rupiah-diperkuat-gagasan-the-fed-pangkas-bunga-lebih-kecil