Milan Vs Udinese: Fonseca Bicara Kemarahan dan Potensi Hukuman

Milan Vs Udinese: Fonseca Bicara Kemarahan dan Potensi Hukuman

Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, bicara soal kemarahan dan potensi hukuman buat pemainnya jelang laga Liga Italia 2024-2025 kontra Udinese.

(Kompas.com) 18/10/24 21:32 16672095

KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, bicara soal kemarahan dan potensi hukuman buat pemainnya jelang laga Liga Italia 2024-2025 kontra Udinese.

Fonseca tampak masih menampilkan amarah kala melakoni sesi jumpa pers jelang pertandingan pekan kedelapan Liga Italia antara Milan vs Udinese, Jumat (18/10/2024).

Partai AC Milan vs Udinese akan digelar di Stadion San Siro pada Sabtu (19/10/2024) pukul 23.00 WIB.

Perjumpaan dengan Udinese menyajikan momen Milan asuhan Fonseca untuk bangkit. Seperti diketahui, pada pekan sebelumnya, pasukan Fonseca takluk 1-2 di markas Fiorentina.

Kekalahan itu terasa kian pahit buat Milan karena diwarnai kegagalan eksekusi penalti Theo Hernandez dan Tammy Abraham.

“Hari pertama (setelah pertandingan pekan lalu) sangat baik. Saya tidak melihat siapa pun,” ujar Fonseca dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia.

“Saya marah, dan saya tidak suka melihat siapa pun ketika saya marah. Kami bekerja bersama pemain-pemain dari Milan Futuro (tim U23 Milan)."

"Para pemain yang membela tim nasional telah kembali kemarin. Kemudian kami berbicara tentang pertandingan melawan Fiorentina dan mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi Udinese,” kata pelatih asal Portugal itu.

Ada hierarki yang dilanggar ketika Milan kalah 1-2 dari Fiorentina pekan lalu.

Fonseca menyaksikan eksekutor penalti pertamanya, Christian Pulisic, justru tak mendapatkan kesempatan menembak dari titik putih.

Penalti pertama yang didapatkan Milan dalam pertandingan kontra Fiorentina diambil oleh Theo Hernandez. Sepakan Hernandez ke arah kanan bisa dibaca oleh kiper tuan rumah, David De Gea.

Sementara itu, pada babak kedua laga melawan Fiorentina, Fikayo Tomori berinisiatif mengamankan bola ketika wasit memberikan lagi kans menembak penalti buat Milan.

Tomori lantas memberikan bola kepada sahabatnya sesama lulusan akademi Chelsea, Fikayo Tammy Abraham.

Sepakan Abraham dari titik 12 pas juga bisa dimentahkan oleh De Gea. Sebanyak dua penalti disia-siakan Milan.

Karena kejadian di Artemio Franchi, Firenze, tersebut, muncul kabar bahwa Tomori dan Abraham mesti menanggung konsekuensi.

La Gazzetta dello Sport beberapa hari lalu memprediksi bahwa mereka berdua bakal dicadangkan Fonseca ketika Milan menjamu Udinese.

Sementara itu, Theo Hernandez, dipastikan tak akan bisa bermain pada pekan kedelapan ini karena mendapatkan kartu merah usai pertandingan kontra Fiorentina.

“Kita lihat saja besok. Bagi saya, tidak ada pemain yang lebih penting daripada tim. Anda harus bertanggung jawab ketika Anda melakukan kesalahan," ucap Fonseca terkait potensi hukuman untuk pemainnya yang melanggar ketentuan tim.

"Jika seseorang melakukan kesalahan dalam semangat tim ini, bagi saya itu sulit. Kita lihat saja besok bagaimana hasilnya,” ucap eks pelatih AS Roma itu, dikutip Sempre Milan dari Milan News.

#ac-milan #liga-italia #paulo-fonseca #milan-vs-udinese

https://bola.kompas.com/read/2024/10/18/21325448/milan-vs-udinese-fonseca-bicara-kemarahan-dan-potensi-hukuman