Topik Hukum Dominasi Platform Media Sosial

Topik Hukum Dominasi Platform Media Sosial

Data dari Evello menunjukan, selama enam bulan terakhir, topik hukum mendominasi diskusi publik di berbagai platform media sosial - Halaman all

(InvestorID) 19/10/24 10:28 16688193

JAKARTA, investor.id - Selama enam bulan terakhir, topik hukum mendominasi diskusi publik di berbagai platform media sosial, mencerminkan perhatian luas masyarakat terhadap isu-isu krusial di Indonesia. Hal itu berdasarkan data yang dihimpun oleh Evello, tren tersebut memberikan gambaran mendalam tentang apa yang menjadi perhatian utama publik di ranah digital, sejak April sampai Oktober 2024.

“Dari Twitter hingga TikTok, warganet aktif membahas berbagai permasalahan yang mencakup penegakan hukum, kebijakan ekonomi, sistem pendidikan, isu kesehatan, hingga krisis lingkungan,” ungkap Founder Evello Dudy Rudianto dalam keterangan pers, Sabtu (19/10/2024).

Dudy mengatakan, isu hukum muncul sebagai topik paling dominan dengan lebih dari 423.043 kali perbincangan di berbagai kanal. Warganet di Twitter, misalnya, ramai memperbincangkan berbagai kasus yang melibatkan aparat hukum dan kriminalitas. Salah satu topik yang paling viral adalah upaya pemberantasan judi online, yang mendapatkan dukungan luas dari publik.

“Selain itu, kasus tewasnya seorang bocah 13 tahun di Padang yang diduga akibat kekerasan oleh polisi memicu diskusi panas, menyoroti kembali pentingnya reformasi di tubuh penegak hukum,” jelasnya.

Menurut Dudy, Instagram juga menjadi platform yang dipenuhi dengan diskusi tentang hukum, terutama terkait aturan-aturan baru. Salah satu yang paling banyak menarik perhatian adalah keputusan Mahkamah Agung yang mengabulkan permohonan Partai Garuda terkait batas minimal usia calon gubernur dan wakil gubernur (3,4 juta views).

Di sisi lain, YouTube menjadi ajang diskusi visual bagi publik, dengan video tentang rekaman CCTV terkait pembunuhan Vina yang menyebar luas dan menjadi salah satu konten hukum yang paling banyak ditonton (1,6 juta Views)

Sementara itu, di TikTok, isu pemberantasan kosmetik ilegal menjadi topik yang banyak menarik perhatian (7,7 juta Plays). “Kondisi ini menunjukkan kepedulian publik yang tidak hanya terfokus pada kriminalitas berat, tetapi juga pelanggaran hukum yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari,” papar Dudy.

Di posisi kedua setelah hukum, topik ekonomi mendapat perhatian besar dengan lebih dari 312.378 kali diperbincangkan di berbagai media sosial. Pada Twitter, diskusi banyak berfokus pada Presiden Jokowi mengungkap, negara rugi ratusan triliun rupiah akibat WNI yang lebih memilih berobat ke luar negeri. Jokowi mengatakan, total kerugian negara akibat hal tersebut mencapai Rp180 triliun. Menurutnya, penyebab dari keadaan itu perlu disikapi dan setiap persoalan yang menjadi kendala perlu segera diselesaikan. (5,6 juta Views).

Instagram, dengan konten visualnya yang kuat, menjadi platform yang sering digunakan untuk membahas topik ekonomi dengan sudut pandang lebih ringan. Salah satu unggahan yang paling menarik perhatian adalah video tentang Prabowo Subianto yang menjadi pembicara dalam forum ekonomi di Qatar, dengan jumlah tayang 2.278.965 views. Selain itu, diskusi tentang pariwisata di Bali sebagai salah satu destinasi healing terbaik juga mendapatkan banyak respons positif dari pengguna platform ini (1,7 juta views).

YouTube menjadi tempat di mana publik mengonsumsi konten-konten yang lebih mendalam, termasuk video yang membahas pernyataan kontroversial Jokowi yang "menampar" Megawati di depan ribuan kader GP Anshor terkait kebijakan utang negara (2,1 juta views). Di TikTok, konten viral terkait ekonomi tidak kalah menarik, di mana video tentang Arif datang ke pos untuk menukar uang Kina (mata uang Papua Nugini) ke Rupiah menjadi viral (5,5 juta Plays)

Topik pendidikan juga tidak luput dari perhatian masyarakat, dengan 280.913 kali dibahas oleh warganet. Di Twitter, publik sering kali memperbincangkan fakta unik tentang sistem pendidikan di Indonesia. Selain itu, diskusi tentang pendidikan keluarga Presiden Jokowi turut mewarnai percakapan, mengingat publik selalu tertarik pada aspek-aspek yang dekat dengan kehidupan para pemimpin negara.

Isu Kesehatan

Isu kesehatan, sepanjang enam bulan terakhir ini telah dibicarakan 239.752 kali. Di Twitter topik banyaknya masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri, menjadi perhatian besar warganet. Di Instagram, kunjungan Elon Musk ke Puskesmas Pembantu di Bali menjadi viral, dengan banyak warganet yang menyatakan kekaguman. Sementara itu, video tentang penularan monkeypox dan layanan BPJS di rumah sakit menjadi topik yang paling banyak dibahas di YouTube.

Di TikTok, topik kesehatan juga sangat diminati, terutama video tentang gejala penularan monkeypox. “Dengan format video singkat yang mudah dicerna, konten kesehatan di TikTok berhasil menarik perhatian besar, menunjukkan bahwa kesehatan tetap menjadi isu penting di tengah kehidupan modern,” jelas Dudy.

Meskipun tidak sepopuler topik hukum, Dudy menambahkan, isu lingkungan juga mendapatkan tempat penting dalam diskusi publik. Dengan 195.301 kali di ulas, baik melalui pemberitaan maupun di media sosial. Di Twitter, masalah pertambangan di Halmahera dan polusi udara yang semakin parah di Jakarta menjadi topik yang paling banyak dibahas. Warganet menunjukkan kekhawatiran yang mendalam terhadap dampak industri terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Topik hukum, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang menjadi sorotan warganet selama enam bulan terakhir mencerminkan perhatian dan kekhawatiran nyata masyarakat terhadap berbagai isu penting di Indonesia. Diskusi yang berkembang di media sosial tidak hanya sekadar perbincangan, tetapi bisa menjadi barometer yang kuat bagi pemerintah dan stakeholder dalam menentukan kebijakan yang relevan dan merespons secara efektif kebutuhan masyarakat.

"Setiap platform memiliki dinamika yang berbeda, tetapi secara keseluruhan, diskusi di media sosial memberikan wawasan penting bagi pemerintah dan pemangku kepentingan mendatang dalam merespons kebutuhan dan harapan masyarakat," tutup Dudy.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #media-sosial #bahasan-utama-medsos #evello #topik-hukum #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/national/377206/topik-hukum-dominasi-platform-media-sosial