Harga CPO Terpuruk Lagi Gara-gara Sentimen Negatif dari India dan China
Harga CPO terpuruk lagi pada Jumat (18/10/2024).Hal itu karena sentimen negatif dari India dan China, apakah itu? - Halaman all
(InvestorID) 19/10/24 08:45 16688202
JAKARTA, investor.id– Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) terpuruk lagi pada Jumat (18/10/2024). Ini melanjutkan pelemahan yang terjadi dalam dua hari beruntun. Hal itu karena sentimen negatif dari India dan China.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Jumat (18/10/2024), kontrak berjangka CPO untuk November 2024 jatuh 24 Ringgit Malaysia menjadi 4.318 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2024 melemah 25 Ringgit Malaysia menjadi 4.274 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Januari 2025 terkoreksi 23 Ringgit Malaysia menjadi 4.255 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Februari 2025 jatuh 20 Ringgit Malaysia menjadi 4.223 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO Maret 2025 terpangkas 18 Ringgit Malaysia menjadi 4.189 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO April 2025 terpuruk 15 Ringgit Malaysia menjadi 4.152 Ringgit Malaysia per ton.
Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, permintaan dari India masih berpotensi tertekan dengan kenaikan bea masuk untuk impor CPO maupun minyak kedelai sebesar 20%. Demikian juga dengan permintaan dari China yang berpotensi menurun
“Setelah data resmi pemerintah terbaru menyebutkan stok minyak nabati China saat ini telah mencapai 2,06 juta ton dalam kurun waktu seminggu hingga Jumat (11/10/2024),” ungkapnya kepada Investor Daily, Jumat (18/10/2024).
Yoga menyebut, harga CPO bergerak pada rentang resistance 4.455 Ringgit Malaysia per ton dan support 4.305 Ringgit Malaysia per ton.
Menurut Yoga, selama sepekan harga CPO mengalami kenaikan sebesar 1,48%. Sepanjang Oktober hingga penutupan pekan ketiga, harga CPO tercatat menguat sebesar 9,20%. “Dilihat secara year to date (ytd), harga CPO melaju bullish dengan peningkatan sebesar 19,62%,” tutup Yoga.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-cpo #cpo #kontrak-berjangka-cpo #girta-yoga #bursa-malaysia-derivatives #sentimen-cpo #berita-ekonomi-terkini