Emas Diramal Kian Menjadi-jadi, Saham Ini yang Malah Diserbu
Harga emas diramal bisa naik ke US$ 2.941/ons dalam 12 bulan ke depan. Di sisi lain, saham J Resources (PSAB) yang malah diserbu kemarin. - Halaman all
(InvestorID) 19/10/24 18:00 16707319
JAKARTA, investor.id - Harga emas naik hingga menembus lebih dari US$ 2.700 per ons dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) lagi pada Jumat (18/10/2024). Hal itu berkat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, ketidakpastian terkait pemilu presiden Amerika Serikat (AS), dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.
Dikutip dari CNBC internasional, harga emas spot melonjak 1% menjadi US$ 2.720,05 per ons pada pukul 18:58 GMT, setelah mencatatkan rekor tertinggi di level US$ 2.722. Dengan demikian, harga emas telah mencatat kenaikan sebesar 2,4% sepanjang pekan ini. Sedangkan kontrak berjangka emas AS juga ditutup melesat 0,8% menjadi US$ 2.730 per ons.
Stockbit Sekuritas dalam ulasannya kemarin menyebutkan peningkatan harga emas terjadi seiring ketidakpastian prospek ekonomi global, mulai dari pemilu di AS hingga konflik di Timur Tengah.
Selain itu, prospek pelonggaran moneter oleh bank sentral AS, The Fed, menjadi tambahan katalis bagi kenaikan emas.
Para delegasi pada pertemuan tahunan London Bullion Market Association awal pekan ini, disebut dalam ulasan Stockbit, mengekspektasikan bahwa emas dapat naik hingga US$ 2.941/ons dalam 12 bulan ke depan.
Investment Analyst Stockbit Hendriko Gani menilai penguatan harga emas menjadi katalis positif bagi emiten produsen emas.
Emiten-emiten itu adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI).
“Kenaikan harga emas berpotensi meningkatkan harga jual rata–rata (ASP) dan meningkatkan margin laba emiten,” sebut Hendriko dalam ulasannya, Jumat (18/10/2024) pagi.
PSAB
Tapi per penutupan 18 Oktober kemarin, saham J Resources Asia Pasifik (PSAB) yang mengalami lonjakan tertinggi 10,84% ke Rp 368. Dan sempat menyentuh Rp 398 yang merupakan level tertingginya dalam 5 tahun terakhir.
Sebanyak 885,64 juta saham J Resources Asia Pasifik ditransaksikan, frekuensi 43.750 kali, dan nilai transaksi Rp 327 miliar.
Saham PSAB diakumulasi kemarin. Broker UBS Sekuritas net buy Rp 23,1 miliar, dan JP Morgan Sekuritas net buy Rp 15,5 miliar.
Asing juga menyerbu saham emiten emas ini. Di mana asing membukukan net buy Rp 39,7 miliar. Dalam periode year to date (ytd) saham PSAB terbang 300%.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #j-resources #psab #emas #harga-emas #saham-psab #j-resources-asia-pasifik #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/377196/emas-diramal-kian-menjadijadi-saham-ini-yang-malah-diserbu