Pidato Perdana Jadi Presiden, Prabowo Singgung Masih Banyak Korupsi di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyinggung masih banyaknya korupsi di Indonesia dalam pidato perdananya usai mengucap sumpah janji sebagai presiden. Halaman all
(Kompas.com) 20/10/24 11:31 16735880
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menyinggung masih banyaknya korupsi di Indonesia.
Hal ini disampaikan dalam pidato perdananya usai dilantik sebagai Presiden RI di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
"Saudara-saudara sekalian, kita harus menghadapi kenyataan bahwa masih terlalu banyak kebocoran penyelewengan, korupsi di negara kita," kata Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo mengatakan, hal ini dapat membahayakan masa depan generasi anak dan cucu-cucu di Tanah Air.
Dia juga menyingung masih banyak penyimpangan dan kebocoran APBN yang terjadi.
"Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik, pejabat pemerintah, di semua tingkatan dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik. Janganlah kita takut untuk melihat realita ini," ujarnya.
Pelantikan Prabowo dan Gibran selaku presiden dan wakil presiden digelar di Gedung MPR RI, Jakarta, pukul 10.00 WIB.
Banyak tokoh baik dalam dan luar negeri yang menghadiri acara pelantikan.
Pasangan nomor urut 2 di Pilpres 2024 ini memperoleh suara sebanyak 96.214.691 atau 58,59 persen dari total suara sah nasional, dan memenuhi sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di 38 provinsi.
Prabowo-Gibran dilantik menjadi presiden dan wakil presiden setelah ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (24/4/2024) lalu.
#prabowo-subianto #presiden-ke-8-ri-prabowo-subianto #prabowo-resmi-jabat-presiden #pidato-pelantikan-prabowo