Prabowo-Gibran Kenakan Busana Adat di Pelantikan, Apa Maknanya?
Simak makna busana adat Betawi untuk acara kenegaraan, yaitu pakaian Ujung Serong, yang dipakai pasangan Prabowo-Gibran. - Halaman all
(InvestorID) 20/10/24 14:03 16741714
JAKARTA, investor.id – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengenakan busana adat di pengucapan sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029. Simak makna busana adat Betawi untuk acara kenegaraan, yaitu pakaian Ujung Serong, yang dipakai pasangan pemimpin itu.
Lisa Fitria selaku Pengamat Mode dari Indonesia Fashion Chamber (IFC) menjelaskan, penggunaan pakaian adat itu membawa makna tersendiri. Adapun ini adalah pertama kalinya dalam sejarah pakaian adat dikenakan dalam proses pengucapan sumpah Presiden dan Wakil Presiden.
"Semuanya kayak sudah bersepakat gitu ya untuk memakai baju adat Betawi, baik dari Bapak Prabowo, kemudian Mas Gibran, dan juga Pak Jokowi gitu ya. Semuanya memakai adat Betawi. Mungkin ya satu, ingin merawat Nusantara," jelas Lisa seperti dikutip Antara, Minggu (20/10/2024).
Ia melanjutkan, hal itu sejalan dengan makna pakaian adat Ujung Serong yang pada dasarnya merupakan pakaian untuk acara kenegaraan dari suku Betawi.
Pakaian tersebut juga dapat menjadi simbol untuk merepresentasikan budaya Daerah Khusus Jakarta, lokasi yang menjadi saksi bisu dilantiknya Prabowo dan Gibran menjadi pemimpin negara yang baru.
Pakaian itu juga dinilainya memiliki kesan yang serupa dengan jas formal yang biasa digunakan dalam acara-acara kenegaraan. Lisa mengungkapkan dikenakannya jas ini menunjukkan sisi berwibawa dan elegan sang pengguna, namun tetap menunjukkan keunikan lewat sentuhan budaya lokal.
Ia juga menilai penggunaan baju adat Ujung Serong juga sebagai representasi nilai perjuangan membangun bangsa, mengingat busana ini pada masa kolonialisme digunakan hanya oleh pejabat atau demang.
"Di mana pada zaman dulu, pemberontakan waktu penjajahan gitu ya, Jakarta atau Batavia itu kan menjadi salah satu simbol gitu," kata Lisa.
Penggunaan baju adat tersebut juga dinilai sejalan dengan pesan mengenai Pemerintahan 2024-2029 akan melanjutkan program dari pemerintahan periode sebelumnya.
Hal itu didapatkan dengan berkaca pada momen Pidato Kenegaraan terakhir dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang juga mengenakan pakaian adat Betawi Ujung Serong dalam momen Hari Ulang Tahun kemerdekaan ke-79 RI tersebut.
"Itu juga sebagai salah satu bentuk simbol untuk keberlanjutan gitu," imbuhnya.
Penggunaan pakaian yang menunjukkan pesan berkelanjutan. Hal ini menguatkan beragam pesan yang telah disampaikan Prabowo-Gibran melalui busana dalam rangkaian perjalanannya, sejak momen kampanye Pemilu 2024 hingga ke momen pembekalan menteri-menteri terpilih beberapa waktu lalu.
Pada kampanye dan debat Capres-Cawapres 2024, diketahui Prabowo-Gibran konsisten menggunakan kemeja biru muda dan celana khaki. Biru, jelas Lisa menunjukkan makna kesetiaan, kebebasan, dan keterbukaan menjadi simbol di kepemimpinan Prabowo program dari pemerintah selanjutnya akan dilanjutkan.
Kemudian pada momen pembekalan menteri yang dipanggil Prabowo Subianto pada Kamis (17/10/2024) lagi-lagi terlihat pesan keberlanjutan lagi-lagi. Pemilihan busana yang ditentukan kemeja putih dan celana hitam yang menjadi ciri khas dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
"Pada waktu pemberian briefing kepada calon-calon menteri yang akan siap dilantik gitu ya, itu kan semuanya menggunakan pakaian khasnya gayanya Pak Jokowi ya, di mana atasan putih, bawahan hitam itu kan sudah menjadi trademark Jokowi\'s uniform ya," ungkap Lisa.
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2024-2029 dalam Sidang Paripurna MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu.
Sebanyak 732 anggota MPR RI menyaksikan prosesi pengucapan sumpah jabatan tersebut. Sidang Paripurna MPR RI tersebut juga dihadiri para tokoh nasional, pimpinan partai politik, dan perwakilan negara sahabat.
Setidaknya ada 20 pejabat setingkat kepala negara dan 18 pejabat setingkat menteri yang menghadiri acara pelantikan di Gedung Nusantara.
Negara-negara sahabat yang mengirimkan utusannya untuk menghadiri acara pelantikan, antara lain Jerman, Qatar, Thailand, Malaysia, Australia, Papua Nugini, Rusia, Laos, Vietnam, Vanuatu, Brunei Darussalam, Timor Leste, Serbia, dan China.
Hadir pula utusan negara-negara sahabat Kamboja, Selandia Baru, Solomon, Filipina, Korea Selatan, Singapura, Mesir, Turki, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat (AS), India, Jordania, Jepang, Italia, Kanada, Prancis, Brasil, dan Fiji.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #prabowo-subianto #presiden-prabowo-subianto #busana-adat #ujung-serong #pelantikan-prabowo-gibran #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/national/377278/prabowogibran-kenakan-busana-adat-di-pelantikan-apa-maknanya