Hasto PDI-P Puji Pidato Prabowo, Tunjukkan PR Pemerintah yang Harus Dituntaskan
Hasto PDI-P menilai, pidato perdana Prabowo menunjukkan banyak pekerjaan rumah pemerintah yang harus diselesaikan Halaman all
(Kompas.com) 20/10/24 19:50 16752778
JAKARTA, KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memuji pidato perdana Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan usai dilantik pada Minggu (20/10/2024).
Hasto menilai pidato tersebut memberikan jawaban atas berbagai persoalan yang masih dihadapi Indonesia, termasuk masalah kemiskinan serta kebutuhan perbaikan sistem demokrasi dan hukum.
"Ketika Pak Prabowo menyampaikan berbagai persoalan-persoalan begitu banyak kemiskinan, begitu banyak mereka yang belum punya tempat tinggal, begitu banyak pekerjaan rumah kita, ini adalah menampilkan suatu politik kebenaran di tengah berbagai upaya-upaya untuk pencitraan," kata Hasto dalam siaran pers yang diterima Minggu (20/10/2024).
Menurut Hasto, masalah yang diangkat Prabowo adalah persoalan nyata yang membutuhkan penanganan serius, seperti perbaikan demokrasi, sistem hukum, dan meritokrasi di Indonesia.
Ia mengatakan, persoalan itu masih menjadi PR yang belum terselesaikan, karena pemerintahan sebelumnya lebih mengutamakan pencitraan.
“Untuk mengagung-agungkan suatu kepemimpinan yang sebenarnya menyisakan berbagai pekerjaan rumah bagi Pak Prabowo Subianto, terkait bagaimana membangun demokrasi, membangun sistem hukum, membangun meritokrasi,” kata Hasto.
Namun, Hasto optimistis bahwa semangat yang ditunjukkan Prabowo dalam pidatonya untuk menyelesaikan persoalan itu telah membawa harapan baru bagi bangsa Indonesia.
Ia menyebutkan, rakyat Indonesia tentu akan menantikan realisasi program-program yang dijanjikan, khususnya terkait kedaulatan pangan dan pengentasan kemiskinan.
“Tetapi setidaknya dengan patriotisme, dengan salam merdeka dari Pak Prabowo, yang penuh patriotisme yang disampaikan tadi, harapan bahwa bangsa Indonesia betul-betul dapat menyatukan energinya, seluruh kabinetnya diisi oleh kabinet ahli, di mana ini membangun suatu harapan,” tutur Hasto.
“Dan tentu saja rakyat akan menunggu bagaimana program-program untuk kedaulatan pangannya, program-program untuk pengentasan kemiskinannya (dilaksanakan),” ujar dia.
Dalam pidatonya seusai dilantik sebagai presiden, Prabowo Subianto mengatakan, masih banyak rakyat Indonesia yang belum merasakan hasil kemerdekaan.
“Kita masih melihat saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan,” kata Prabowo dalam sidang MPR, Minggu (20/10/2024)
Prabowo menjelaskan, salah satu penyebab banyaknya rakyat Indonesia yang masih kesulitan disebabkan adanya korupsi yang masih merajalela.
Korupsi yang dilakukan para pejabat yang bekerja sama dengan pengusaha nakal membuat pembangunan tidak maksimal.
Akibatnya, masih banyak rakyat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan.
“Terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan,” kata Prabowo.
Prabowo berjuar, kemiskinan di Indonesia sangat memprihatinkan. Bahkan, banyak anak tidak memiliki pakaian yang layak untuk bisa berangkat sekolah.
“Terlalu banyak anak-anak kita yang berangkat sekolah tidak makan pagi, terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian sekolah,” kata Prabowo.