Cerita Pengusaha

Cerita Pengusaha "Sound Horeg" Asal Malang, Rela ke Jakarta Tanpa Dibayar demi Rayakan Pelantikan Prabowo-Gibran

Pengusaha sound horeg asal Malang, Jawa Timur, bernama Kholid mengaku sengaja ke Jakarta untuk meramaikan pelantikan Prabowo-Gibran tanpa dibayar. Halaman all

(Kompas.com) 20/10/24 19:42 16752779

JAKARTA, KOMPAS.com - Kholid (23), pengusaha sound horeg asal Malang, Jawa Timur, sengaja datang dari tempat tinggalnya menuju Jakarta, tepatnya Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, untuk memeriahkan pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) periode 2024-2029, Minggu (20/10/2024).

Bersama rekan-rekannya, Kholid yang merupakan relawan Prabowo-Gibran itu membawa tiga truk miliknya ke Jakarta pada Jumat (18/10/2024) dan tiba pada Minggu dini hari. Masing-masing truk berisi 38 sound system.

Tanpa dibayar sepeser pun, Kholid berangkat bersama enam truk lainnya. Total ada sembilan truk sound horeg memenuhi kota Jakarta pada acara pesta rakyat pelantikan Prabowo-Gibran hari ini.

"Kita ke sini juga diundang, cuma kita sebagai relawan sih. Gimana ya mau bilang diundang untuk meramaikan pelantikannya, cuma kita ke sini sebagai relawan, kita enggak minta sepeser pun. Kita ke sini biaya sendiri, kita patungan sendiri," kata Kholid saat ditemui Kompas.com di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu.

Kholid bercerita, kehadirannya ke Jakarta sambil membawa truk berisi soundhoreg lebih karena mengenang proses kampanye timnya bersama Prabowo-Gibran di Jawa Timur.

Biasanya dia bisa mendapatkan uang sebesar Rp 75 juta hingga Rp 100 juta apabila ada yang ingin menyewa sound horeg miliknya. Namun, kali ini Kholid dan timnya malah harus mengeluarkan biaya sendiri untuk berangkat ke Jakarta.

"Kemarin pas kampanye dari kota ke kota, kita modal sendiri, berangkat sendiri. Misalkan bukan relawan ya, ini yang biasanya untuk di Malang sendiri itu antara Rp 75 juta sampai Rp 100 juta," tambah Kholid.

Saat hadir di Jakarta, Kholid hanya menerima perhatian dari Gibran berupa lambaian tangan.

Meski begitu, dia tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Dapat memeriahkan acara pelantikan presiden sudah berarti baginya.

"Udah, masa kampanye kan juga kita sering. Tadi iya, dadah-dadah doang," kata dia.

#sound-horeg #pelantikan-prabowo-gibran

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/20/19420361/cerita-pengusaha-sound-horeg-asal-malang-rela-ke-jakarta-tanpa-dibayar