Panas Saham Migas Bakrie (ENRG)

Panas Saham Migas Bakrie (ENRG)

Saham emiten Grup Bakrie, Energi Mega Persada (ENRG) memanas di sesi I. Saham ENRG juga diburu. - Halaman all

(InvestorID) 23/10/24 12:24 16888961

JAKARTA, investor.id - Saham emiten migas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memanas 17,19% ke Rp 300 per akhir sesi I perdagangan 23 Oktober 2024 ini. Saham ENRG juga sempat menyentuh Rp 310 yang merupakan level tertingginya dalam satu tahun terakhir.

Tercatat sebanyak 685,47 juta saham Energi Mega Persada ditransaksikan, frekuensi 23.665 kali, dan nilai transaksi Rp 200,87 miliar.

Sebelumnya, pada perdagangan 21 dan 22 Oktober saham migas Grup Bakrie ini naik masing-masing +3,45% dan +6,67%. Dalam sepekan terakhir saham ENRG melambung 31,58%.

Kemarin saham ENRG juga diakumulasi. Terpantau broker Sucor Sekuritas net buy saham ENRG Rp 6,7 miliar.

KKS Sengkang

Sebagaimana diberitakan perusahaan hulu migas (minyak dan gas) milik Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melalui anak usahanya, PT EMP Energi Jaya (EEJ), menandatangani perjanjian jual beli pada 10 Oktober 2024 dengan Energy World Corporation Ltd (EWC) dan Ventures Holdings Pty Ltd (VH) terkait kepemilikan saham di Energy Equity Holdings Pty Ltd (EEH) dan Epic Sulawesi Gas Pty Ltd (ESG).

EEH dan ESG memiliki 100% saham Energy Equity Epic (Sengkang) Pty Ltd (EEES). EEES memiliki 51% partisipasi interes (PI) di KKS Sengkang.

Saat ini, Energi Mega (ENRG) melalui anak usaha lainnya, PT Energi Maju Abadi (EMA), sudah memiliki 49% partisipasi interes di KKS Sengkang. Setelah penyelesaian transaksi jual beli tersebut, yang diharapkan terjadi pada 31 Oktober 2024, akuisisi atas EEH dan ESG oleh EEJ akan menyebabkan KKS Sengkang terkonsolidasi secara penuh ke dalam ENRG.

Saat ini, KKS Sengkang memiliki kontrak dengan PT PLN (Persero) dengan kapasitas produksi sekitar 50 juta kaki kubik gas per hari. Dalam hal ini, PLN bertindak sebagai pembeli utama. Blok gas yang terletak di Sulawesi Selatan ini juga mengoperasikan sekitar 380 miliar kaki kubik gas cadangan gas terbukti dan terukur (cadangan 2P).

“Dengan diselesaikannya transaksi pembelian ini, kami berharap untuk dapat melanjutkan aktivitas pemboran demi meningkatkan cadangan di KKS Sengkang dan memulai produksi gas dari lapangan Wasambo,” kata Direktur Utama & CEO Energi Mega Persada (ENRG), Syailendra S Bakrie dalam keterangannya, Senin (14/10/2024).

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #energi-mega-persada #enrg #bakrie #saham-enrg #migas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377667/panas-saham-migas-bakrie-enrg