Mulanya pria yang tidak dikenal ini melarikan diri ke arah Gedung Thamrin 10, di mana ada anggota TNI yang berjaga.
(Kompas.com) 23/10/24 22:30 16906425
JAKARTA, KOMPAS.com – Pria pengadang bus transjakarta disebut berusaha melarikan diri sebelum akhirnya dia ditangkap anggota TNI. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (22/10/2024) larut malam, menjelang tengah malam.
Mulanya pria yang tidak dikenal ini melarikan diri ke arah Gedung Thamrin 10, di mana ada anggota TNI yang berjaga.
“Dia lari ke sana dan baru ketemu TNI di sana. (Di Sarinah) tidak ada polisi atau TNI. Di sana (Thamrin 10) ada satu atau dua orang yang jaga,” ujar saksi bernama Jefri (bukan nama sebenarnya) saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Rabu (23/10/2024).
Saat kejadian, Jefri yangf berjualan kopi starling di wilayah itu mengungkapkan bahwa tidak ada polisi yang berjaga di Sarinah, hanya sekuriti dari masing-masing gedung.
Ketika ditangkap, pria tersebut diperiksa identitasnya, dan dalam dompetnya ditemukan kartu identitas yang menunjukkan bahwa dia adalah staf di salah satu lembaga negara.
Namun, Jefri tidak melihat dengan jelas lembaga mana yang tertera di kartu tersebut.
Pria ini juga sempat meneriakkan nama beberapa petinggi negara, yang terdengar oleh para pengemudi ojek dan saksi di lokasi.
Setelah diperiksa oleh TNI, pria diduga berdarah campuran atau blasteran tersebut diserahkan kepada polisi, yang dijemput oleh para pengemudi ojek di sekitar Bundaran HI.
Jefri tidak mengetahui ke mana pria itu dibawa, tetapi dia memastikan pria tersebut sudah dibawa oleh polisi.
Selama kejadian, pria tersebut juga meninggalkan tongkat besi dan dompetnya. Sementara mobil yang dipukuli sebelumnya baru dibawa oleh polisi sekitar pukul 00.30 WIB pada Rabu dini hari.
Sebelum ditangkap, pria itu sempat menghentikan seorang ojek online dan meminta diantar ke Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Namun, para ojek di lokasi tidak tinggal diam dan mengejar pria tersebut.
“Dikejar sama ojek anak-anak di sini. Kena (ditangkap) di Sabang ini. Dari Sabang dibawa balik ke sini. Sudah sampai sini, dia lari ke tengah jalan sampai ujung sana (ke arah Monas),” kata Jefri.
Berdasarkan video yang beredar di akun TikTok @intanpriyani, pria tersebut terlihat mengenakan kemeja hitam dan topi abu-abu, serta membawa tongkat mengkilap saat keluar dari mobilnya yang terparkir di jalur Transjakarta di depan kantor Bawaslu RI.
#pengadangan-transjakarta-di-sarinah #pria-adang-transjakarta-di-sarinah #pria-mengamuk-di-sarinah #pria-pukul-mobil-di-sarinah