Harga Minyak Terjun Bebas Gara-gara Stok Minyak Mentah AS Melonjak

Harga Minyak Terjun Bebas Gara-gara Stok Minyak Mentah AS Melonjak

Harga minyak anjlok lebih dari 1% pada Rabu (23/10/2024). Setelah data menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS melonjak - Halaman all

(InvestorID) 24/10/24 04:40 16921196

NEW YORK, investor.id – Harga minyak anjlok lebih dari 1% pada Rabu (23/10/2024). Setelah data menunjukkan bahwa stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) melonjak lebih besar dari yang diperkirakan, walau aktivitas penyulingan menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Meskipun demikian, harga minyak berjangka tetap naik sekitar 2% minggu ini, seiring pasar memperhatikan konflik di Timur Tengah.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup jatuh US$ 1,08 (1,42%) menjadi US$ 74,96. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup anjlok 97 sen (1,35%) menjadi US$ 70,77.

Pada minggu lalu, harga minyak mengalami penurunan lebih dari 7% akibat kekhawatiran terhadap permintaan dari China dan meredanya kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah. Namun, harga minyak mengalami kenaikan dalam dua sesi awal minggu ini setelah munculnya pembeli.

Menurut laporan dari Badan Informasi Energi AS (EIA), stok minyak mentah AS naik sebesar 5,5 juta barel menjadi 426 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 18 Oktober. Kenaikan ini melebihi ekspektasi analis yang memperkirakan peningkatan sebesar 270 ribu barel dalam jajak pendapat Reuters.

“Lonjakan besar stok minyak mentah minggu ini mengimbangi penurunan minggu lalu. Namun, banyak dari ini adalah hasil pemulihan impor minyak mentah, yang banyak disebabkan oleh badai,” ujar Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates, merujuk pada penurunan minggu lalu akibat berkurangnya impor dan permintaan setelah Badai Milton.

Aktivitas penyulingan terus meningkat seiring fasilitas keluar dari pemeliharaan musiman, menghasilkan peningkatan stok bensin, meskipun distilat menunjukkan penurunan minor minggu lalu, kata para analis.

Dolar AS

Tekanan juga datang dari indeks dolar AS yang naik ke level tertinggi sejak akhir Juli. Kenaikan nilai mata uang AS dapat mengurangi permintaan untuk minyak yang dihargakan dalam dolar dari pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Meskipun terdapat lonjakan stok minyak, pasar tetap cemas terhadap risiko pasokan minyak akibat konflik yang berlangsung di Timur Tengah. “Pasar terus menunggu tanggapan Israel terhadap serangan misil Iran,” ujar analis ING, mencatat tidak adanya hasil dari kunjungan terbaru Sekretaris Negara AS Antony Blinken ke Israel.

Blinken mendesak pada Rabu untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan kelompok militan Hamas serta Hizbullah, tetapi serangan udara berat Israel di kota pelabuhan Lebanon, Tyre, menunjukkan tidak ada jeda dalam konflik.

“Pelaku pasar memprediksi konflik di Timur Tengah akan berlarut-larut, dengan kemungkinan kesepakatan gencatan senjata mengalami kebuntuan,” kata strategi pasar IG, Yeap Jun Rong.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-minyak #brent #wti #minyak-mentah #konflik-di-timur-tengah #dolar-as #stok-minyak-as #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377767/harga-minyak-terjun-bebas-garagara-stok-minyak-mentah-as-melonjak