Laba Kuartal III Turun Dalam, Saham Unilever (UNVR) Anjlok, Masih Ada Harapan?

Laba Kuartal III Turun Dalam, Saham Unilever (UNVR) Anjlok, Masih Ada Harapan?

Saham Unilever (UNVR) anjlok pada awal sesi I hari ini. Hal itu terjadi usai UNVR merilis laporan keuangan kuartal III. - Halaman all

(InvestorID) 24/10/24 09:13 16922513

JAKARTA, investor.id - Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terjun bebas pada awal sesi I perdagnagan 24 Oktober 2024. Di sekitar pukul 09.06 WIN saham UNVR -6,01% ke Rp 2.190.

Saham UNVR anjlok usai perseroan mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan menjadi Rp 543 miliar (-62% yoy, -47% qoq) pada 3Q24 atau kuartal III-2024.

“Hasil ini membuat laba bersih selama 9M24 (9 bulan 2024) hanya mencapai Rp 3 triliun (-28% yoy), di bawah ekspektasi karena hanya setara 65% dari estimasi FY24 konsensus,” sebut ulasan Stockbit Sekuritas dikutip Kamis (24/10/2024).

Menurut Stockbit Sekuritas, rendahnya laba bersih pada 3Q24 disebabkan oleh penurunan pendapatan dan margin yang lemah.

Dengan hasil yang keuangan lemah ini, Stockbit memperkirakan konsensus akan kembali memangkas estimasi kinerja UNVR. Dalam 3 bulan terakhir, estimasi laba bersih FY24 telah diturunkan sebanyak -9%

Pelemahan Volume

Stockbit Sekuritas menyebut pendapatan Unilever Indonesia (UNVR) ditekan pelemahan volume. Pendapatan UNVR pada 3Q24 hanya mencapai Rp 8,4 triliun (-18% yoy, -7% qoq), yang utamanya ditekan oleh penurunan volume yang signifikan dengan volume penjualan domestik turun -16% yoy. Hasil ini membuat pendapatan selama 9M24 turun -10% yoy menjadi Rp 27,4 triliun.

“Pada earnings call, manajemen UNVR mengatribusikan penurunan pendapatan kepada 3 faktor, yakni pengurangan stok pada berbagai kanal (channels) utama; terganggunya penjualan para distributor akibat ketidakstabilan dan ketidakharmonisan pricing di antara berbagai channels; dan masih berlangsungnya dampak boikot,” papar Stockbit.

Stockbit Sekuritas menjelaskan, tekanan pada laba bersih juga datang dari sisi biaya, dengan margin laba usaha turun tajam ke level 8,7% pada 3Q24 (vs. 3Q23: 17,9%, 2Q24: 14,6%). Penurunan tersebut ditekan oleh 3 faktor, yakni turunnya skala ekonomi (diseconomies of scale) seiring penurunan volume yang signifikan; inisiatif transformasi dan/atau restrukturisasi yang menyebabkan pembengkakan biaya produksi dalam jangka pendek; dan penurunan biaya operasional (opex) yang tidak sebanding dengan penurunan pendapatan akibat masih relatif tingginya biaya iklan, riset, dan promosi.

Dalam guidance–nya, manajemen Unilever (UNVR) mengharapkan bahwa berbagai inisiatif yang sedang dilakukan oleh perseroan – seperti penyesuaian stok, harmonisasi pricing, dan transformasi – baru dapat mulai terlihat hasilnya pada 2H25.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #unilever #unvr #saham-unvr #unilever-indonesia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377789/laba-kuartal-iii-turun-dalam-sahamunilever-unvr-anjlok-masih-ada-harapan