Saat Kubu Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid Berebut Atensi Prabowo untuk Selesaikan Persoalan Kepengurusan Kadin ...
Kepengurusan Kadin Indonesia mengalami dualisme setelah adanya Munaslub yang menunjuk Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum. Halaman all
(Kompas.com) 24/10/24 14:11 16936432
JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Umum Anindya Bakrie kembali mengumumkan
struktur kepengurusan Kadin Indonesia periode 2024-2029.
Pengumuman dibacakan oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi dan Komunikasi Kadin Indonesia, Erwin Aksa di Menara Kadin Indonesia pada Rabu (23/10/2024).
Erwin Aksa menyebutkan, susunan kepengurusan tambahan diselesaikan dalam rapat yang digelar pada Rabu dinihari. Hasilnya, sejumlah nama masuk dalam struktur kepengurusan Kadin Indonesia.
Misalnya nama Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi Partai Demokrat yang juga putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas Yudhoyono) yang menjadi Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia.
"Susunan pengurus tambahan diselesaikan tadi jam 3 pagi, saya ingin bacakan," ujar Erwin Aksa.
Selain Ibas Yudhoyono, ada juga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P Roeslani, pengusaha Chairul Tanjung, Aburizal Bakrie hingga Hashim Djojohadikusumo masuk dalam susunan kepengurusan Kadin yang dibacakan.
Kepengurusan itu dipimpin oleh Ketua Umum Anindya Bakrie.
Pada saat pembacaan struktur kepengurusan pada Rabu, nama Arsjad Rasjid tidak diumumkan. Saat wartawan mencoba mengonfirmasi soal mengapa nama Arsjad tak ikut disebut, Erwin Aksa meminta untuk bertanya kepada Anindya Bakrie.
Namun, ia memastikan nama Erwin Aksa tetap ada di susunan kepengurusan Kadin periode 2024-2029.
"(Soal itu) Tanya ketua umum. (Nama Arsjad Rasjid) Ada," katanya.
Saat ditelusuri pada dokumen yang dibacakan oleh Erwin Aksa, Arsjad Rasjid memang ada dalam struktur kepengurusan. Yakni sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.
Sebelumnya, Kadin Indonesia mengumumkan susunan pengurus baru untuk periode 2024-2029 pada 7 Oktober 2024.
Pengumuman disampaikan Wakil Ketua Umum (WKU) Kadin Bidang Pertanian Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya di Menara Kadin, Jakarta Selatan.
Saat itu, Mulyadi mengumumkan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029.
Namun pengumuman kala itu disebut hanya 50 persen dari struktur kepengurusan Kadin Indonesia secara keseluruhan.
Sebagai informasi, kepengurusan Kadin Indonesia mengalami dualisme setelah adanya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang menunjuk Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia menggantikan Ketua Kadin Indonesia periode 2021-2026 Arsjad Rasjid.
Dalam perkembangannya, Anindya dan Arsjad telah meneken kesepakatan akan menggelar musyawarah nasional (munas) Kadin setelah pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
KOMPAS.com/Dian Erika Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2024).Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menjelaskan soal susunan kepengurusan Kadin Indonesia Periode 2024-2029 yang diumumkan untuk kali kedua pada Rabu.
Ia menyebut kepengurusan itu sebagai Dewan Pengurus Harian Kadin Indonesia.
Menurut Anindya, kepengurusan yang diumumkan pada Rabu belum 100 persen. Melainkan baru 90 persen dari penyusunan target kepengurusan yang ingin disusun oleh pihaknya.
"Jadi yang tadinya saya ingin 100 persen, mungkin sekarang 90 persen. Dan yang menarik memang kita mesti gotong-royong, Kadin mesti profesional, tapi Kadin juga mesti guyub karena bagaimanapun juga, Kadin ini adalah payung dunia usaha," ujar Anindya.
"Jadi, teman-teman, banyak kami ajak dan dari kepengurusan sebelumnya, saya rasa 70 persen sudah bergabung di sini. Dan saya rasa sisanya hanya masalah waktu. Dan juga teman-teman yang belum pernah ber-Kadin, itu juga gabung di Kadin," jelasnya.
Setelah mengumumkan kepengurusan secara lebih lengkap, Anindya berharap Kadin Indonesia bisa segera beraudiensi dengan Presiden Prabowo Subianto.
Kemudian Anindya juga menyebut bahwa pihaknya ingin menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia pada 1 Desember 2024.
Ia bilang, kesepakatan soal pelaksanaan rapimnas dan kelengkapan kepengurusan Kadin Indonesia 2924-2029 sudah merupakan hasil rapat yang dilakukan Kadin Indonesia.
"Rapimnas ini kami berharap seluruh komponen Kadin, baik Kadin Provinsi, kabupaten dan kota bisa hadir," katanya.
Anindya menambahkan, rapimnas rencananya akan membahas program-program kerja Kadin Indonesia ke depannya.
Kubu Arsjad Rasjid kirim surat ke Prabowo
KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA A Arsjad Rasjid saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2024).Menurutnya, Dewan Pengurus Kadin Indonesia ingin meminta arahan Prabowo soal rencana pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia.
"Kami melaporkan langkah-langkah persiapan Musyawarah Nasional serta memohon arahan dari pemerintah terkait pelaksanaan Munas, sesuai kesepakatan tanggal 27 September 2024," kata Dhaniswara dilansir keterangan resmi pada Rabu (23/10/2024).
Dalam keterangan resminya, Dewan Pengurus Kadin Indonesia juga merespons soal Pengumuman Kepengurusan Harian Kadin kubu Anindya Bakrie.
Kuasa Hukum Kadin Indonesia, Denny Kailimang menyebut kepengurusan tersebut ilegal.
Sehingga pihaknya tetap berpegang pada kesepakatan tertulis di atas kertas bermaterai yang ditandatangani oleh Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie pada 27 September 2024 yang disaksikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Bahlil Lahadalia.
"Sesuai kesepakatan tersebut, solusi atas dinamika kepengurusan Kadin Indonesia adalah melalui penyelenggaraan Munas sesuai AD/ART Kadin Indonesia. Adapun pelaksanaan Munas Kadin Indonesia akan mengikuti arahan dari pemerintah," tambahnya.