Agresif Bangun Menara, Mitratel Hadirkan Akses Telekomunikasi Hingga ke Pelosok Negeri!
Mitratel agresif membangun 38.581 menara di seluruh Indonesia, termasuk 59% di luar Jawa. Ekspansi ini mendukung pemerataan akses telekomunikasi nasional.
(WE Finance) 24/10/24 16:16 16936464
Warta Ekonomi, Jakarta -PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) merayakan hari jadinya yang ke-16 dengan semakin agresif memperluas jaringan menara telekomunikasi di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil. Transformasi Mitratel, dari penyedia telekomunikasi berbasis PSTN menjadi infrastruktur digital terbesar di Asia Tenggara, membuat perseroan memainkan peran penting dalam industri telekomunikasi tanah air.
Perusahaan yang berdiri sejak 23 Oktober 2008 ini kini mengoperasikan 38.581 menara, dengan 59% berada di luar Pulau Jawa—menandai kontribusi signifikan dalam mempercepat akses telekomunikasi di seluruh penjuru negeri.
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko atau Teddy, menegaskan bahwa upaya pemerataan ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga kontribusi bagi pengembangan infrastruktur nasional.
"Strategi kami membangun jaringan di wilayah yang dulunya belum berkembang pesat telah membawa manfaat besar bagi pemerataan akses telekomunikasi. Ini bukan hanya soal keuntungan komersial, tetapi juga memberikan akses bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Teddy, jakarta, Kamis (24/10/2024).
Selain memperluas jaringan menara, Mitratel mencatat pertumbuhan pendapatan yang kuat. Pada semester I-2024, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,45 triliun, naik 7,8% (yoy), dengan laba bersih mencapai Rp1,06 triliun, meningkat 4,1% (yoy). Mitratel juga berhasil menambah 567 menara baru dan 1.189 penyewa, memperkuat posisinya sebagai pemimpin di bisnis penyewaan menara dengan pangsa pasar sebesar 54%.
Dengan pertumbuhan agresif ini, Mitratel terus berinovasi, salah satunya melalui penerapan teknologi flying tower system dan green tower yang mendukung target net zero emission. "Kami yakin bisnis yang baik harus tidak hanya tumbuh dari sisi keuangan, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan," tambah Teddy.