Fenerbahce Vs Man United: Dikartumerah, Mourinho Nilai Wasit sebagai yang Terbaik di Dunia
Pertandingan Fenerbahce vs Man United digelar di Sukru Saracoglu Stadium, Kamis (24/10/2024) atau Jumat dini hari WIB.
(Kompas.com) 25/10/24 05:34 16956736
KOMPAS.com - Pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho, kembali mencuri perhatian setelah dirinya mendapat kartu merah saat timnya bermain imbang 1-1 melawan mantan klubnya, Manchester United, dalam laga Liga Europa.
Pertandingan Fenerbahce vs Man United digelar di Sukru Saracoglu Stadium, Kamis (24/10/2024) atau Jumat dini hari WIB.
Gol pertama The Red Devils ke gawang The Yellow Canaries dicetak oleh Christian Eriksen (15\') pada babak pertama.
Tidak mau kalah, Fenarbahce membalas melalui aksi En-Nesyri (49\') pada babak kedua.
Saat pertandingan bergulur, Mourinho tampak marah setelah timnya tidak mendapatkan penalti yang diharapkan, hingga akhirnya berdebat dengan wasit.
Kejadian tersebut memicu reaksi keras dari Mourinho.
Dalam wawancara dengan TNT Sports, ia menyindir wasit yang memberikan alasan \'luar biasa\' terkait kartu merahnya.
"Wasit mengatakan sesuatu yang luar biasa. Ia mengatakan bahwa di saat yang sama ia bisa melihat aksi di kotak penalti dan juga perilaku saya di pinggir lapangan," ucap Mourinho.
Mourinho, dengan gaya sarkas yang khas, memuji kemampuan wasit yang disebutnya memiliki "penglihatan periferal yang luar biasa".
Menurut Mourinho, wasit tersebut bisa melihat dua hal sekaligus saat pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi.
"Itulah mengapa dia salah satu wasit terbaik di dunia," tambahnya dengan nada penuh sindiran.
Meski begitu, Mourinho mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa timnya.
Setelah tertinggal lewat gol Christian Eriksen pada menit ke-15, Fenerbahce berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua berkat sundulan Youssef En-Nesyri pada menit ke-49.
Menurut Mourinho, timnya tampil luar biasa meski harus mengatur pemain dalam posisi-posisi darurat.
"Kami bermain melawan tim yang berada di level lebih tinggi dari kami. Saya harus melakukan pengaturan posisi pemain seperti puzzle gila, tetapi performa anak-anak luar biasa. Saya tidak bisa meminta lebih dari mereka," jelas Mourinho.
Hasil imbang ini membuat Fenerbahce tetap tak terkalahkan dengan raihan lima poin dari tiga pertandingan, meski Mourinho merasa timnya layak mendapat hasil lebih baik.
Mourinho, yang pernah membawa Manchester United meraih trofi Liga Europa pada 2017, kini menjalani musim pertamanya bersama Fenerbahce setelah menerima tawaran untuk melatih klub Turki tersebut.