Anak Dusun Montong Orang di Lombok Timur Jarang Mandi karena Kesulitan Air Bersih
Ivana mengaku hanya dua kali keramas dalam seminggu. Dia juga mengaku jarang mandi karena tak ada air di rumahnya. Halaman all
(Kompas.com) 25/10/24 08:32 16961851
LOMBOK, KOMPAS.com - Sejumlah anak warga Dusun Montong Orang, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, jarang mandi karena kesulitan mendapatkan air bersih.
Hal ini terungkap saat Kompas.com sedang berada di Dusun Montong Orang, Kamis (24/10/2024).
Saat itu, ada satu anak perempuan yang tiba-tiba menyapa Kompas.com
“Hai, halo,” kata anak bernama Nadia ini.
Belum sempat salam anak ini dijawab, seorang ibu tiba-tiba menyeletuk.
”Jarang mandi dia itu kak karena susah air," kata sang ibu.
Ketika ditanyai lebih lanjut, Nadia dan temannya Ivana (5) juga tampak malu-malu dan irit bicara.
“Enggak (sering mandi),” kata Nadia.
Nadia mengaku desanya mengalami kekeringan. Sumur-sumur warga yang memiliki kedalaman sekitar 25 meter airnya hanya sedikit.
Nadia mengatakan, di depan rumahnya tidak ada sumur. Namun, dia pernah melihat isi sumur milik tetangganya yang sangat dalam.
Ketika ditanya apakah dalam sumur itu ada airnya, jawaban Nadia sempat berubah mengikuti omongannya warga.
“Ada airnya. (warga bilang tidak ada). Enggak ada (air),” jawab Nadia.
Sementara itu, Ivana mengaku hanya dua kali keramas dalam seminggu. Dia juga mengaku jarang mandi karena tak ada air di rumahnya.
“(Keramas seminggu) dua kali. Jarang (mandi) karena enggak ada air,” kata Ivana.
Ivana dan Nadia mengaku akan rajin mandi jika air di rumah mereka sudah banyak.