Dorong Revolusi Pertanian, Mentan Amran: Panen Cukup Butuh Seorang

Dorong Revolusi Pertanian, Mentan Amran: Panen Cukup Butuh Seorang

Mentan Amran mengungkap sejumlah kelebihan pertanian modern, salah satunya adalah panen yang hanya butuh satu orang untuk mengerjakan.

(WE Finance) 25/10/24 11:45 16969437

Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya penggunaan benih unggul serta teknologi pertanian modern sebagai salah satu langkah utama dalam mencapai swasembada pangan.

“Dengan pertanian modern, produktivitas bisa dua kali lipat dan biaya produksi dapat ditekan. Panen secara tradisional butuh 25 orang. Dengan combine harvester, satu orang bisa mengerjakan cuman 4 jam,” kata Amran dalam keterangan di Jakarta, Kamis, (24/10/2024).

Pertanian modern menurutnya mampu menggandakan produktivitas serta menekan biaya produksi. Hal tersebut merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan hasil panen secara efisien.

Sementara itu, kunci keberhasilan dalam mencetak sawah baru menurut dia adalah transformasi pertanian dari metode tradisional ke metode modern. Hal tersebut juga dinilai berdampak positif terhadap peningkatan produksi padi nasional. Di sisi lain, teknologi seperti mekanisasi pertanian juga memungkinkan penghematan waktu dan tenaga dalam proses panen.

Penggunaan benih unggul yang disesuaikan dengan kondisi lahan menurut dia juga menjadi bagian penting dari strategi ini. misalnya adalah penggunaan benih padi yang tahan terhadap air asin atau kondisi rawa, disesuaikan dengan tantangan lingkungan setempat untuk memastikan hasil yang optimal.

“Kita pendekatannya sesuai permintaan alam. Pakai bibit bagus yang menyesuaikan dengan lahan. Misal, padi biosalin yang tahan pada kondisi air asin, tahan kondisi rawa,” ujar Amran.

Selain aspek teknologi, Amran juga menyoroti peran sumber daya manusia itu sendiri. khususnya generasi milenial dalam mewujudkan serta menyukseskan swasembada pangan.

#mentan #mentan-amran

https://wartaekonomi.co.id/read547699/dorong-revolusi-pertanian-mentan-amran-panen-cukup-butuh-seorang