IHSG Terus Merosot, tapi 5 Saham Tahan Banting dan Cuan Tinggi
IHSG hari ini ditutup terus merosot 0,28%, disebabkan faktor eksternal, lima saham tahan banting dan cuan tinggi, bahkan naik hingga ARA - Halaman all
(InvestorID) 25/10/24 16:09 16975672
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus merosot 21,88 poin (0,28%) ke level 7.694,6 pada penutupan perdagangan Jumat (25/10/2024). Ini melanjutkan pelemahan tiga hari beruntun. Faktor eksternal yang menyebabkan IHSG hari ini melemah lagi. Sementara itu, lima saham tahan banting dan cuan tinggi, bahkan ada yang naik hingga mentok batas Auto Rejection Atas (ARA).
Sebanyak 223 saham terpantau naik, 358 saham turun, dan 208 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 9,27 triliun. Volume perdagangan sebanyak 22,75 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.174.519 kali.
Seluruh sektor saham anjlok pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor teknologi 1,5%. Diikuti pelemahan di sektor barang baku 1%, sektor barang konsumsi primer 0,8%, sektor infrastruktur 0,8%, dan sektor energi 0,6%.
Sementara itu, saat IHSG hari ini kembali terpuruk, indeks saham Asia bervariasi. Shanghai (China) naik 0,5% dan dan Hang Seng (Hong Kong) menguat 0,4%. Sedangkan Straits Times (Singapura) turun 0,3% dan dan Nikkei (Jepang) jatuh 0,6%.
Saat IHSG hari ini ditutup melemah tiga hari berturut-turut, lima saham tahan banting dan cuan tinggi, serta masuk top gainers. Sebab, melonjak hingga 24%.
Saham ARA
Diantara kelima, saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) naik hingga mentok batas Auto Rejection Atas (ARA). Sebab, BNLI melejit 24,7% menjadi Rp 1.285.
Diikuti saham PT Pulau Subur Tbk (PTPS) melonjak 24,7% menjadi Rp 106 dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) melesat 14,6% menjadi Rp 250.
Ada pula PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) meningkat 9,1% menjadi Rp 155 dan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) naik 7,4% menjadi Rp 145.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan IHSG hari ini bergetar karena tekanan eksternal tersebut adalah pasar merespon kebijakan bank sentral China (People\'s Bank of China, PBOC) yang menyuntikkan total 700 miliar yuan ke lembaga keuangan melalui fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) satu tahun pada tanggal 25 Oktober, sambil mempertahankan suku bunga pada 2,0%.
“Keputusan ini sebagai lanjutan bank sentral China untuk meningkatkan upaya untuk menghidupkan kembali ekonomi yang melemah dengan memberikan langkah- langkah dukungan besar-besaran sejak pandemi,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (25/10/2024).
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #top-gainers #saham-cuan #saham-ara #bnli #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/377953/ihsg-terus-merosot-tapi-5saham-tahan-banting-dan-cuan-tinggi