BRI Insurance dan PNM Dorong Pelaku Usaha Mikro Kuasai Asuransi, Ini Manfaatnya!
BRI Insurance dan PNM sinergi beri literasi asuransi pada usaha ultra mikro PNM Mekaar, bantu lindungi aset usaha lewat aplikasi BRINS Mobile.
(WE Finance) 25/10/24 17:45 16978292
Warta Ekonomi, Jakarta -PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang tergabung dalam BRI Group, menyelenggarakan program literasi asuransi bagi pelaku usaha ultra mikro dari program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).
Dalam acara yang berlangsung di Hotel Kimaya, Yogyakarta, pada Kamis (24/10), sekitar 60 nasabah PNM Mekaar mendapatkan edukasi tentang manfaat asuransi kerugian, terutama asuransi kerusakan tempat usaha dan rumah tinggal.
Selain pelatihan, nasabah juga diperkenalkan pada kemudahan memiliki asuransi melalui aplikasi BRINS Mobile, yang memungkinkan para pelaku usaha untuk mengakses layanan asuransi kerugian secara online.
Program ini merupakan bagian dari komitmen BRI Insurance dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) pada Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024, yang diinisiasi oleh OJK dan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).
Pemimpin Cabang PNM Yogyakarta, Danang Setya Budi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman asuransi di kalangan pelaku usaha ultra mikro agar terlindung dari risiko usaha dan mampu menjaga keberlanjutan aset produktif mereka.
“Agar kesejahteraan nasabah Mekaar ini tercapai, diperlukan pemahaman dan kepemilikan asuransi untuk menjaga stabilitas keuangan dalam menjalankan usaha,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ari Pratama, Branch Manager BRINS Yogyakarta, juga menekankan pentingnya asuransi bagi pelaku UMKM, terutama dengan premi terjangkau mulai dari Rp10 ribu hingga Rp50 ribu per tahun. BRINS juga memberikan kemudahan layanan online melalui aplikasi BRINSmobile, yang memungkinkan nasabah untuk membeli polis dan melaporkan klaim secara mudah.
Program ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi melalui perlindungan aset usaha, yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional, dan sekaligus meningkatkan literasi serta inklusi keuangan di Indonesia.