GOTO Ada yang Akumulasi Terus, Bukan Naik Malah Anjlok
Verdhana net buy saham GOTO dalam periode 21-24 Oktober. Tapi GOTO di sesi I hari ini anjlok ke Rp 70. - Halaman all
(InvestorID) 25/10/24 13:41 16979051
JAKARTA, investor.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) minus 2,78% ke Rp 70 per akhir sesi I perdagangan 25 Oktober 2024.
Sebanyak 1,52 miliar saham GOTO ditransaksikan, frekuensi 10.262 kali, dan nilai transaksi Rp 108,76 miliar.
Saham GOTO pada perdagangan 24 Oktober 2024 kemarin juga memerah dengan turun 2,70% ke Rp 72.
Saham GOTO diakumulasi kemarin. Broker Verdhana Sekuritas Indonesia net buy Rp 40,2 miliar kemarin. Sedangkan dalam periode 21-24 Oktober, Verdhana Sekuritas juga membukukan net buy Rp 274,8 miliar dengan buy average di Rp 71.
GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) sendiri berencana mengumumkan kinerja untuk kuartal ketiga tahun 2024 pada 30 Oktober 2024. Hal itu dilakukan setelah publikasi dari laporan keuangan (lapkeu) konsolidasian perseroan pada tanggal dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024 yang tidak diaudit dan tidak direviu.
Rekomendasi
Sebelumnya Mandiri Sekuritas dalam investor digest 16 Oktober memperkirakan GOTO akan mencapai titik impas EBITDA yang disesuaikan pada 3Q24. Salah satunya didorong oleh pertumbuhan kuat dua digit yoy dalam GTV layanan on demand GTV.
“Secara keseluruhan, kami memperkirakan hasil pada 3Q24 akan berada pada jalur yang tepat untuk menghasilkan metrik yang dipandu pada tahun 2024,” ungkap Mandiri Sekuritas.
Sementara itu, Mandiri Sekuritas dalam analisis teknikal untuk perdagangan 24 Oktober 2024 merekomendasikan beli saham GOTO untuk trend trade dengan entry price Rp 72. Mandiri Sekuritas meyakini target harga saham GOTO Rp 100. Dan stop loss jika sentuh Rp 67.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #goto #saham-goto #goto-gojek-tokopedia #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/377932/goto-ada-yang-akumulasi-terus-bukan-naik-malah-anjlok