Ibu Remaja yang Bunuh Diri di Mal Bekasi Sebut Anaknya Tak Punya Masalah
Ibu dari remaja yang bunuh diri di mal Bekasi menyebut, anaknya tak mempunyai masalah dan baik dengan siapapun. Halaman all
(Kompas.com) 25/10/24 18:20 16980513
BEKASI, KOMPAS.com - AR (49), ibu AM (18), remaja yang bunuh diri di Metropolitan Mall Bekasi menyebut, anaknya tak mempunyai masalah dan baik dengan siapapun.
"Baik anak saya. Tidak punya masalah apa-apa," ujar AR saat ditemui Kompas.com di kediamannya wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (25/10/2024).
AR mengatakan, putranya memiliki hubungan pertemanan yang baik dengan teman-temannya.
Oleh karena itu, banyak rekan semasa AM bersekolah yang datang bertakziah dan menyampaikan merasa kehilangan.
"Alhamdulillah banyak yang datang takziah. Tidak ada masalah apa-apa," kata AR.
AR mengaku syok mengetahui putra kesayangannya meninggal bunuh diri. Sebab, AM selama ini tidak pernah mempunyai masalah dengan keluarga.
"Ya, baik-baik saja, saya tidak pernah marahin anak saya. Anak saya juga terhadap saya baik. Sayang banget, saya sama anak saya," kata dia.
Ia meyakini bahwa anaknya tak mempunyai masalah dengan siapapun. Apalagi, anaknya selama ini tidak pernah bertingkah dan sangat pendiam.
Dalam kesehariannya, AM selama ini hanya berdiam diri di rumah sembari mencari pekerjaan selepas lulus SMK pada tahun ini.
Bahkan, AM sudah berniat bekerja dan meringankan beban orang tua.
"Dia penginnya kerja doang. Banggain keluarga. Dia memang pengen banget kerja dulu," kata AR.
Jenazah AM telah dimakamkan di tanah wakaf keluarga pada Kamis (24/10/2024) malam. Lokasinya berada tak jauh dari kediamannya.
"Sudah tadi malam dimakamkan di tanah wakaf," imbuh AR.
Diberitakan, seorang remaja diduga bunuh diri dengan cara melompat dari rooftop atau atap area parkiran motor sebuah mal di Bekasi, Selasa (22/10/2024) pukul 19.01 WIB.
"Korban laki-laki tanpa identitas. Perkiraan usia 15 tahun," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Rabu.
Peristiwa bermula saat seorang petugas parkir mendengar suara kencang seperti benda jatuh.
"Kemudian setelah dilihat, ternyata seorang anak laki-laki menggunakan seragam sekolah warna putih dan celana panjang putih," ujar Ade.
Polisi sempat kesulitan mengungkap identitas korban. Sebab, saat kejadian, korban tidak membawa dokumen pribadi maupun ponsel. Satu-satunya petunjuk hanya ikat pinggang bertuliskan OSIS.
Akan tetapi, polisi pada akhirnya mendapatkan identitas korban setelah keluarga mendatangi Polsek Bekas Selatan pada Kamis (24/10/2024) malam.
Di malam itu juga, pihak keluarga langsung menjemput jenazah korban di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.
Kontak Bantuan
Bunuh diri bisa terjadi saat seseorang mengalami depresi dan merasa tidak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan untuk mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/.
#pelajar-bunuh-diri-di-bekasi #remaja-lompat-dari-roof-top-mal-bekasi #pelajar-lompat-dari-roof-top-mal-di-bekasi