[POPULER PROPERTI] 121 KK Transmigran Dapat Insentif Rumah dan Tanah

[POPULER PROPERTI] 121 KK Transmigran Dapat Insentif Rumah dan Tanah

'Saya sudah data tadi, kemungkinan paling dekat November,' ujar Iftitah. Halaman all

(Kompas.com) 26/10/24 06:22 17004748

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 121 kepala keluarga (KK) akan ditransmigrasikan ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (22/10/2024).

"Saya sudah data tadi, kemungkinan paling dekat November," ujar Iftitah.

Para transmigran bisa bekerja sebagai petani durian di Poso yang berpotensi menjadi komoditas ekspor.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Ditjen) Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Danton Ginting Munthe menjelaskan, setiap KK akan mendapatkan tanah seluas 2 hektar.

Itu mencakup rumah dan lahan untuk tanaman pangan kering.

Baca selengkapnya di sini 121 KK Diberangkatkan Jadi Transmigran, Dapat Tanah 2 Hektar dan Rumah

Jumlah keluarga di Jakarta yang menempati rumah milik sendiri menjadi yang terendah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Secara keseluruhan, keluarga yang menempati rumah milik sendiri di Indonesia secara rata-rata sebesar 84,95 persen.

Informasi tersebut berdasarkan data di dalam publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) yang berjudul Statistik Kesejahteraan Rakyat 2024.

Mengenai Jakarta, jumlah keluarga yang tinggal di rumah milik sendiri tercatat hanya 54,44 persen. Persentasenya paling rendah dari total 38 provinsi di Indonesia.

Hal itu mengingat, jumlah keluarga di Jakarta yang menempati rumah kontrak atau sewa dan rumah bebas sewa masih cukup tinggi jika dibandingkan provinsi lainnya.

Baca selengkapnya di siniJumlah Keluarga Jakarta yang Tempati Rumah Sendiri, Terendah Se-Indonesia

Sejumlah proyek jalan tol dilanjutkan pembangunannya pada era Presiden Prabowo Subianto.

Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum (PU) Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S Atmawidjaja menjelaskan, salah satu proyek tol yang akan dilanjutkan adalah Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).

"Trans-Sumatera itu total panjangnya backbone dan sirip-sirip itu hampir 2.800 kilometer. Sekarang baru tersambung dan diresmikan beroperasi 1.150-an kilometer," papar Endra, Rabu (23/10/2024).

Sehingga masih ada sekitar 1.700 kilometer JTTS yang masih harus dibangun. Selain JTTS, ada Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Ciamis (Getaci), Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo, Tol Yogyakarta-Bawen, Tol Probolinggo-Banyuwangi, hingga Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) yang harus dilanjutkan pembangunannya.

"Itu sudah masuk ke dalam pipeline semua," lanjut Endra.

Baca selengkapnya di siniDaftar Proyek Jalan Tol yang Lanjut Dibangun Prabowo

#transmigran #populer-properti

https://www.kompas.com/properti/read/2024/10/26/062246821/populer-properti-121-kk-transmigran-dapat-insentif-rumah-dan-tanah