Guardiola Ramal Masa Depan Man City, Tidak Akan Seburuk Man United
Guardiola optimis klub akan tetap berprestasi setelah dirinya meninggalkan Etihad Stadium.
(Kompas.com) 26/10/24 09:07 17008068
KOMPAS.com - Pelatih Josep "Pep" Guardiola menegaskan bahwa Manchester City tidak akan mengalami kemunduran seperti Manchester United jika dirinya memutuskan untuk meninggalkan posisi pelatih pada akhir musim.
Man United belum lagi menjuarai Liga Inggris sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013.
Sebaliknya, City sukses memenangkan enam dari tujuh gelar Liga Inggris terakhir.
Guardiola optimis klub akan tetap berprestasi setelah dirinya meninggalkan Etihad Stadium.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi di (Manchester United)," ujar Guardiola.
"Akan menjadi pertanda buruk jika hanya karena satu orang pergi, semuanya jadi berantakan. Mungkin akan ada kesalahan, namun kesalahan itu akan segera diselesaikan," jelas dia menambahkan.
Guardiola masih terikat kontrak hingga akhir musim ini dan belum memberikan kepastian terkait perpanjangan kontraknya.
Menurut sumber ESPN, City berharap keputusan Guardiola akan diumumkan antara jeda internasional bulan November dan akhir tahun.
Namun, mereka memilih tidak memberikan tekanan kepada pelatih berusia 53 tahun itu.
Sementara itu, Direktur Sepak Bola Txiki Begiristain telah mengonfirmasi pengunduran dirinya di akhir musim.
Posisi tersebut akan diambil alih oleh Hugo Viana dari Sporting Lisbon.
"Klub akan bersabar dan tenang, mereka tahu apa yang harus dilakukan," kata Guardiola.
"Saya tidak ragu soal itu. Dengan Txiki yang sudah 12 tahun bersama klub, dan saya sendiri, tampaknya kami tidak bisa pergi. Namun, kehidupan terus berjalan. Bumi akan tetap berputar," ujar dia menambahkan.
Guardiola juga menambahkan bahwa City sebagai klub yang dikelola dengan baik dan memiliki struktur yang kuat.
"Klub yang solid tidak bergantung pada satu sosok saja. Ketika fondasi klub kuat, kepergian individu tidak akan mengganggu. Jika tidak, itu justru tidak baik," tutup Guardiola.
Dengan keyakinan tersebut, Guardiola menyiratkan bahwa City akan tetap menjadi kekuatan besar di Liga Inggris meski ia memutuskan untuk pergi.