Jelang Pengumuman Penting, Saham Adaro (ADRO) Anjlok

Jelang Pengumuman Penting, Saham Adaro (ADRO) Anjlok

Saham Adaro (ADRO) anjlok di sesi I hari ini. ADRO dijadwalkan melakukan pemanggilan RUPSLB di 25 Oktober. - Halaman all

(InvestorID) 25/10/24 13:22 17019229

JAKARTA, investor.id - Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) anjlok 2,45% ke Rp 3.590 per akhir sesi I perdagangan 25 Oktober 2024 ini.

Sebanyak 37,53 juta saham Adaro (ADRO) ditransaksikan, frekuensi 37,53 juta kali, dan nilai transaksi Rp 136,27 miliar.

Saham ADRO sejak perdagangan 18 Oktober sampai 24 Oktober kemarin selalu memerah. Dalam sepekan terakhir saham Adaro jatuh 5,28%.

Adaro sendiri dijadwalkan akan melakukan pemanggilan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 25 Oktober ini. Tapi hingga berita ini ditulis belum muncul pemanggilan rapat dari ADRO tersebut di keterbukaan informasi pada situs web Bursa Efek Indonesia (BEI).

Adaro Energy Indonesia (ADRO) akan menggelar RUPSLB pada 18 November 2024. Mata acaranya sendiri baru akan diungkap melalui pemanggilan rapat pada 25 Oktober 2024.

“Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 24 Oktober 2024 sampai dengan pukul 16:00 WIB,” jelas direksi Adaro.

Meski demikian, Adaro sempat mengungkap bahwa perseroan mempertimbangkan membagikan dividen untuk membantu mendanai partisipasi para pemegang saham ADRO untuk menebus saham Adaro Andalan Indonesia (AAI) dalam penawaran umum oleh pemegang saham (PUPS). Adapun dividen tersebut akan diputuskan dalam rapat umum pemegang saham.

Kas dan Saldo Laba

Sebagaimana diketahui, Adaro Energy Indonesia (ADRO) berencana melakukan transaksi penjualan atas sebanyak-banyaknya seluruh saham yang dimiliki perseroan pada AAI (dahulu bernama PT Alam Tri Abadi), sejumlah 7.008.202.240 saham melalui pelaksanaan penawaran umum oleh pemegang saham (PUPS).

Adapun berdasarkan laporan keuangan semester I-2024 Adaro Energy yang telah diaudit tercatat perseroan memiliki kas dan setara kas US$ 2,79 miliar (sekitar Rp 43,6 triliun). Dan saldo laba belum dicadangkan US$ 5,53 miliar (sekitar Rp 86,3 triliun)..

Dalam keterbukaan informasi terkait rencana transaksi pelepasan saham Adaro Andalan, manajemen ADRO mengungkapkan bahwa saldo laba belum dicadangkan serta kas dan setara kas akan berkurang setara dengan jumlah dividen tunai yang dibagikan oleh perseroan.

Sebelumnya, Macquarie memprediksi besaran dividen ADRO berkisar US$ 1,5-2,5 miliar, setara yield 20-33%. Dana tersebut bisa digunakan pemegang saham ADRO yang mau berpartisipasi dalam penawaran saham AAI.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #adaro #adro #saham-adro #adaro-energy-indonesia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377930/jelang-pengumuman-penting-saham-adaro-adro-anjlok