Emiten Jasa Tambang Disebut Mau Akuisisi Lahan Sawit, Saham Sempat Melonjak 225%
Saham Ulima Nitra (UNIQ) sempat sentuh ke Rp 735 pada 22 Oktober 2024. Saat itu saham UNIQ terbang 225% sejak awal tahun 2024. - Halaman all
(InvestorID) 26/10/24 17:05 17029336
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan terkait volatilitas saham PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), emiten jasa tambang dan penyedia rental peralatan pertambangan.
Hal tersebut terungkap dari keterbukaan informasi Ulima Nitra (UNIQ) dalam menjawab permintaan penjelasan BEI pada tanggal 25 Oktober 2024.
Saham Ulima Nitra (UNIQ) sempat ditutup di Rp 735 pada perdagangan 22 Oktober 2024. Harga tersebut terbang 225% dari awal tahun 2024 di Rp 226.
Tapi kemudian saham UNIQ terjun 24,49% mentok auto reject bawah (ARB) pada 23 Oktober. Lalu pada 24 dan 25 Oktober masing-masing -6,31% dan -1,92%.
BEI penasaran dan menanyakan apakah Ulima Nitra memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham perseroan di bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang).
Direktur Utama Ulima Nitra (UNIQ) Burhan Tjokro merespons pertanyaan tersebut. Menurutnya, seperti yang telah disampaikan oleh perseroan pada saat public expose yang dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2024, bahwa perseroan memiliki rencana untuk melakukan ekspansi ke sektor perkebunan kelapa sawit.
Public Expose
Dan dalam laporan hasil public expose terungkap bahwa Direktur Ulima Nitra (UNIQ) Ulung Wijaya mengungkapkan bahwa untuk lahan sawit, perseroan baru berencana melakukan akuisisi, namun untuk detailnya belum dapat diungkap detail.
“Untuk tahapan akuisisinya tentu akan dilakukan sesuai dengan ketentuan bursa dan OJK. Apabila memang sudah mendekati final untuk rencana akuisisi, maka perusahaan akan melaksanakan RUPSLB,” jelas Ulung Wijaya dikutip dari laporan hasil public expose UNIQ.
Dalam public expose itu juga diungkap oleh Operation Division Head UNIQ Asisi Sutikno bahwa perseroan memang memiliki keinginan untuk rencana ekspansi keluar Sumatra Selatan khususnya untuk tambang batu bara, namun semua masih dalam tahap penjajakan dan belum ada yang pasti.
Sebagai informasi, Burhan Tjokro yang merupakan direktur utama UNIQ dan Ulung Wijaya direktur UNIQ menggenggam masing-masing 22,52% saham perseroan dan tercatat sebagai pengendali perseroan. UNIQ baru tercatat di BEI sejak 8 Maret 2021.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ulima-nitra #uniq #saham-uniq #berita-ekonomi-terkini