Harga CPO Rontok Tertekan Aksi Profit Taking
Harga CPO rontok pada Jumat (25/10/2024), akhiri reli penguatan empat hari berturut-turut. Hal itu karena tertekan aksi profit taking - Halaman all
(InvestorID) 26/10/24 08:40 17035153
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) rontok pada Jumat (25/10/2024). Ini mengakhiri reli penguatan empat hari berturut-turut. Hal itu karena tertekan aksi profit taking.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Jumat (25/10/2024), kontrak berjangka CPO untuk November 2024 jatuh 56 Ringgit Malaysia menjadi 4.632 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2024 turun 52 Ringgit Malaysia menjadi 4.584 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Januari 2025 terkoreksi 67 Ringgit Malaysia menjadi 4.536 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Februari 2025 melemah 71 Ringgit Malaysia menjadi 4.481 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO Maret 2025 terpangkas 71 Ringgit Malaysia menjadi 4.423 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO April 2025 turun 73 Ringgit Malaysia menjadi 4.357 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Bernama, trader minyak sawit David Ng mengatakan, harga CPO membalikkan sebagian besar keuntungan yang dicapai pada hari-hari sebelumnya. Hal itu terkait dengan aktivitas profit taking investor serta penurunan harga minyak kedelai, yang menambah pasar CPO tertekan.
“Harga CPO bergerak pada support di 4.500 dan resistance di 4.680,” ungkap Ng.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-cpo #cpo #kontrak-berjangka-cpo #minyak-kedelai #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/378017/harga-cpo-rontok-tertekan-aksi-profit-taking