[POPULER MONEY] Pemerintah Prioritaskan Penyelamatan Karyawan Sritex | Uang Dugaan Makelar Kasus Zarof Ricar Setara Bansos 7,65 Juta Warga Miskin Halaman all

[POPULER MONEY] Pemerintah Prioritaskan Penyelamatan Karyawan Sritex | Uang Dugaan Makelar Kasus Zarof Ricar Setara Bansos 7,65 Juta Warga Miskin Halaman all

Berikut artikel populer Money Kompas.com hari ini. Halaman all?page=all

(Kompas.com) 27/10/24 07:00 17071714

1. Menperin: Pemerintah Prioritaskan Penyelamatan Karyawan Sritex dari PHK

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, saat ini prioritas pemerintah adalah menyelamatkan karyawan PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk dari pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal itu disampaikannya merespons status Sritex yang baru-baru ini dinyatakan pailit.

"Prioritas pemerintah saat ini adalah menyelamatkan karyawan PT Sritex dari PHK. Pemerintah akan segera mengambil langkah untuk menyelamatkan karyawan PT Sritex setelah perusahaan tersebut dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang," ujar Agus Gumiwang dalam keterangan resmi pada Jumat (25/10/2024).

Agus Gumiwang juga mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto sudah memerintahkan kepada Kemenperin, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Menteri BUMN, dan Menteri Tenaga Kerja untuk segera mengkaji beberapa opsi dan skema untuk menyelamatkan Pt Sritex.

Selengkapnya klik di sini.

2. Gurita Bisnis Keluarga Lukminto Pemilik Sritex: Tekstil, Hotel, hingga Museum

Sejarah Sritex tak bisa dilepaskan dari Haji Muhammad Lukminto atau Ie Djie Shien. SRIL merupakan perusahaan yang sahamnya dikendalikan Keluarga Lukminto dan kini berstatus berstatus terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini, tampuk kepemimpinan perusahaan dipegang oleh generasi kedua, yakni kakak beradik Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto.

Mengutip laman resmi Sritex, perusahaan ini awalnya bermula dari usaha kios sederhana bernama UD Sri Rejeki di Pasar Klewer, Kota Solo yang dikelola Haji Muhammad Lukminto pada 1966. Usahanya Muhammad Lukminto terus berkembang hingga bisa mendirikan pabrik kain putih dan berwarna pada 1968. Pabrik kedua yakni pabrik tenun dibangun pada 1982.

Dari tahun ke tahun, perusahaan semakin berkembang pesat. Fasilitas produksinya terus bertambah. Pada 1992, Sritex sudah menjadi perusahaan tekstil terintegrasi dari pemintalan, penenunan, hingga diproses menjadi pakaian jadi. Saking besarnya skala bisnisnya, Sritex menjadi perusahaan yang banyak menopang ekonomi Kabupaten Sukoharjo. Puluhan ribu masyarakat kabupaten ini bergantung pada keberadaan Sritex. Di Jakarta, Sritex juga memiliki kantor yang cukup besar yakni berada di Jalan Wahid Hasyim Nomor 147, Jakarta Pusat.

Selengkapnya klik di sini.

3. Nasib Investor Saham Sritex Usai Dinyatakan Pailit

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya perlindungan investor ritel PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, salah satunya dilakukan melalui pengenaan notasi khusus dan penempatan pada papan pemantauan khusus apabila perusahaan tercatat memenuhi kriteria-kriteria tertentu.

"Hal ini diharapkan bisa membentuk kesadaran awal bagi investor atas potensi adanya permasalahan pada perusahaan tercatat," kata dia dalam jawaban tertulis, dikutip Jumat (25/10/2024).

Sedangkan pada perusahaan tercatat yang mengalami suspensi, baik karena sanksi maupun suspensi karena penyebab lainnya, maka upaya perlindungan investor ritel dilakukan melalui beberapa hal.

Selengkapnya klik di sini.

4. Uang Diduga Hasil Makelar Kasus Zarof Ricar Nyaris Rp 1 Triliun, Setara Bansos 7,65 Juta Warga Miskin

Mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan permufakatan jahat berupa suap dan gratifikasi untuk mengurus kasasi terdakwa Ronald Tannur.

Di kediaman pribadi Zarof Ricar, penyidik menemukan uang tunai dalam beberapa pecahan mata uang asing yang nilainya mencapai Rp 920 miliar.

#jakarta #populer-money-hari-ini

https://money.kompas.com/read/2024/10/27/070000626/-populer-money-pemerintah-prioritaskan-penyelamatan-karyawan-sritex-uang?page=all