Hindari Dulu Saham Unilever (UNVR)

Hindari Dulu Saham Unilever (UNVR)

Saham Unilever (UNVR) terus bergerak dalam fase strong downtrend. Hindari saham UNVR sementara waktu. - Halaman all

(InvestorID) 28/10/24 08:52 17091780

JAKARTA, investor.id - Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) anjlok 1,41% ke Rp 2.100 pada perdagangan Jumat, 25 Oktober 2024 pekan lalu. Level tersebut merupakan level terendah saham UNVR dalam 10 tahun terakhir.

Saham Unilever banyak didistribusikan. Broker Mandiri Sekuritas mencatatkan net sell saham UNVR Rp 17,1 miliar, dan JP Morgan Sekuritas net sell Rp 8,5 miliar.

Asing juga banyak melepas saham Unilever Indonesia. Di mana asing membukukan net sell mencapai Rp 30,4 miliar.

Sementara itu, analis teknikal GaleriSaham.com, Riditya Eka Mahendra Ridju menyebutkan saham Unilever Indonesia (UNVR) saat ini kembali gagal bertahan di atas support kuat 2.360, dan terus melanjutkan penurunannya.

“UNVR telah 3x gagal bertahan di atas support kuatnya yang mengakibatkan harga saham ini terus bergerak dalam fase strong downtrend,” papar Riditya dalam ulasannya, Senin (28/10/2024) pagi.

Bagaimana peluang UNVR ke depan? Menurutnya, selama saham ini tidak mampu kembali dan bertahan di atas resisten kuat 2.360 (yang sebelumnya adalah level support), UNVR masih terus melanjutkan tren penurunannya dengan target penurunan menuju 1.350 dengan minor target di 1.765.

Sell on strength jika rebound ke 2.360, hindari saham ini sementara waktu,” tulis Riditya merekomendasikan,

Saham UNVR anjlok usai perseroan mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan menjadi Rp 543 miliar (-62% yoy, -47% qoq) pada 3Q24 atau kuartal III-2024.

“Hasil ini membuat laba bersih selama 9M24 (9 bulan 2024) hanya mencapai Rp 3 triliun (-28% yoy), di bawah ekspektasi karena hanya setara 65% dari estimasi FY24 konsensus,” sebut ulasan Stockbit Sekuritas pekan lalu.

Menurut Stockbit Sekuritas, rendahnya laba bersih pada 3Q24 disebabkan oleh penurunan pendapatan dan margin yang lemah.

Dengan hasil yang keuangan lemah ini, Stockbit memperkirakan konsensus akan kembali memangkas estimasi kinerja UNVR. Dalam 3 bulan terakhir, estimasi laba bersih FY24 telah diturunkan sebanyak -9%

Pelemahan Volume

Stockbit Sekuritas menyebut pendapatan Unilever Indonesia (UNVR) ditekan pelemahan volume. Pendapatan UNVR pada 3Q24 hanya mencapai Rp 8,4 triliun (-18% yoy, -7% qoq), yang utamanya ditekan oleh penurunan volume yang signifikan dengan volume penjualan domestik turun -16% yoy. Hasil ini membuat pendapatan selama 9M24 turun -10% yoy menjadi Rp 27,4 triliun.

“Pada earnings call, manajemen UNVR mengatribusikan penurunan pendapatan kepada 3 faktor, yakni pengurangan stok pada berbagai kanal (channels) utama; terganggunya penjualan para distributor akibat ketidakstabilan dan ketidakharmonisan pricing di antara berbagai channels; dan masih berlangsungnya dampak boikot,” papar Stockbit.

Stockbit Sekuritas menjelaskan, tekanan pada laba bersih juga datang dari sisi biaya, dengan margin laba usaha turun tajam ke level 8,7% pada 3Q24 (vs. 3Q23: 17,9%, 2Q24: 14,6%). Penurunan tersebut ditekan oleh 3 faktor, yakni turunnya skala ekonomi (diseconomies of scale) seiring penurunan volume yang signifikan; inisiatif transformasi dan/atau restrukturisasi yang menyebabkan pembengkakan biaya produksi dalam jangka pendek; dan penurunan biaya operasional (opex) yang tidak sebanding dengan penurunan pendapatan akibat masih relatif tingginya biaya iklan, riset, dan promosi.

Dalam guidance–nya, manajemen Unilever (UNVR) mengharapkan bahwa berbagai inisiatif yang sedang dilakukan oleh perseroan – seperti penyesuaian stok, harmonisasi pricing, dan transformasi – baru dapat mulai terlihat hasilnya pada 2H25.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #unilever #unvr #saham-unvr #unilever-indonesia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378148/hindari-dulusaham-unilever-unvr