Kenaikan Pendapatan Terpukul Beban, Laba Petrosea Turun
Pendapatan Petrosea naik ke USD509,91 juta di kuartal III 2024, namun laba turun signifikan akibat beban tinggi, laba entitas induk anjlok.
(WE Finance) 28/10/24 15:20 17108227
Warta Ekonomi, Jakarta -PT Petrosea Tbk (PTRO), perusahaan yang dimiliki oleh konglomerat Prajogo Pangestu, mencatat peningkatan pendapatan sebesar US$509,91 juta hingga periode 30 September 2024, naik dibandingkan dengan pendapatan US$418,78 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Meskipun pendapatan meningkat, berdasarkan laporan keuangan, perseroan mengungkapkan bahwa beban usaha langsung naik menjadi US$438,03 juta dari US$363,10 juta, yang diimbangi dengan kenaikan laba kotor menjadi US$71,87 juta dari US$55,68 juta.
Kenaikan beban lain-lain bersih yang signifikan, mencapai US$67,16 juta dari sebelumnya US$43,83 juta, berimbas pada penurunan laba sebelum pajak menjadi US$4,71 juta, lebih rendah dari USD11,85 juta pada periode yang sama 2023.
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turut turun hanya tersisa US$2,86 juta dari US$10,57 juta.
Dari sisi neraca, Petrosea mencatatkan peningkatan jumlah liabilitas menjadi US$509,46 juta pada akhir September 2024, dibandingkan dengan US$492,31 juta pada akhir 2023. Sementara itu, jumlah aset perseroan naik menjadi US$756,76 juta dari US$727,94 juta pada periode yang sama.
https://wartaekonomi.co.id/read547895/kenaikan-pendapatan-terpukul-beban-laba-petrosea-turun