IHSG Tiarap, Lima Saham Justru Kebanjiran Cuan
IHSG hari ini ditutup tiarap, jatuh 0,78%. Tertekan derasnya outflow asing. Lima saham justru kebanjiran cuan, salah satunya BNBR - Halaman all
(InvestorID) 28/10/24 16:08 17112910
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) tiarap, jatuh 60,02 poin (0,78%) ke level 7.634,6 pada penutupan perdagangan Senin (28/10/2024). Ini melanjutkan pelemahan empat hari beruntun. Derasnya outflow asing menyebabkan IHSG hari ini melemah lagi. Sementara itu, lima saham justru kebanjiran cuan, salah satunya BNBR.
Sebanyak 203 saham terpantau naik, 365 saham turun, dan 227 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 9,39 triliun. Volume perdagangan sebanyak 20,53 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.284.777 kali.
Hampir seluruh sektor saham anjlok pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor infrastruktur 1,4%. Diikuti pelemahan di sektor keuangan 1,2%, sektor teknologi 1%, sektor barang konsumsi primer 0,6%, dan sektor kesehatan 0,6%.
Sedangkan penguatan terjadi di sektor perindustrian sebesar 0,2%, sektor barang baku 0,2%, dan sektor properti 0,2%.
Sementara itu, saat IHSG hari ini kembali terpuruk, indeks saham Asia mayoritas malah menguat. Shanghai (China) naik 0,6%, Hang Seng (Hong Kong) menguat 0,04%, dan Nikkei (Jepang) melonjak 1,8%. Sedangkan Straits Times (Singapura) turun tipis 0,07%.
Saat IHSG hari ini ditutup melemah empat hari berturut-turut, lima saham banjir cuan dan masuk top gainers. Sebab, melonjak hingga 17%.
SahamTop Gainers
Lima saham tersebut adalah PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) melonjak 17,7% menjadi Rp 830, PT Natura City Development Tbk (CITY) melesat 17,5% menjadi Rp 141, dan PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) melejit 11,6% menjadi Rp 173.
Diikuti saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) naik 10,5% menjadi Rp 63 dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) meningkat 9,8% menjadi Rp 56. .
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan IHSG hari ini terkena tekanan berat karena derasnya dana investor asing keluar atau outflow.
Pilarmas menjelaskan, Bank Indonesia (BI) menyampaikan periode 21-24 Oktober 2024 terjadi aliran modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia sebesar Rp 6,63 triliun. Aliran modal asing yang keluar dari pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) jauh lebih besar ketimbang yang masuk di Sekuritas Rupiah BI (SRBI).
Secara rinci, dana asing yang keluar dari pasar saham sebanyak Rp 3,01 triliun serta pasar SBN Rp 4,53 triliun. Sedangkan yang masuk ke SRBI hanya sebesar Rp 0,91 triliun.
“Sehingga ini akan memberikan premi risiko investasi akan meningkat. Pasar berharap BI dan Pemerintah terus menjaga sinergi dalam mendukung ketahanan ekonomi dalam negeri,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (28/10/2024).
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #top-gainers #saham-cuan #sektor-infrastruktur #bnbr #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/378208/ihsg-tiarap-lima-saham-justru-kebanjiran-cuan