Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Umumkan Investasi Ini

Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Umumkan Investasi Ini

Emiten Prajogo Pangestu, Chandra Asri (TPIA) kerja sama dengan Biofront. TPIA memanfaatkan pasar yang tengah berkembang. - Halaman all

(InvestorID) 28/10/24 19:23 17116605

JAKARTA, investor.id - Emiten Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan komitmen jangka panjangnya terhadap sektor energi terbarukan di Indonesia melalui kerja sama dengan Biofront untuk berinvestasi di bidang pengadaan dan pengumpulan bahan baku bahan bakar nabati (BBN).

Langkah strategis ini akan dilaksanakan dengan memanfaatkan unit pengumpulan used cooking oil (UCO) atau minyak jelantah milik Biofront di Indonesia, TUKR.

TUKR (tukr.co.id) adalah salah satu perusahaan pengumpul minyak jelantah terkemuka di Indonesia yang beroperasi di seluruh kota besar di Indonesia. TUKR bekerja sama mengelola minyak jelantah yang dihasilkan dari produksi makanan di restoran, hotel, mal, dan banyak lagi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Minyak ini kemudian dikirim ke kilang bio untuk menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan, termasuk bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF).

Misi TUKR adalah untuk menghilangkan pembuangan limbah minyak goreng yang tidak tepat, mengurangi emisi rumah kaca global dan mendukung adopsi bahan bakar terbarukan yang lebih luas untuk mensubstitusi bahan bakar fosil. TUKR menangani seluruh proses, mulai dari pengumpulan minyak hingga penyimpanan, pemrosesan, dan pengiriman akhir minyak jelantah itu sendiri.

Investasi Chandra Asri Group dalam pengumpulan bahan baku melalui kemitraan ini menempatkan perseroan secara strategis untuk memanfaatkan pasar yang tengah berkembang pesat.

Hal ini memastikan pasokan bahan baku yang stabil untuk produksi bahan bakar nabati di masa depan, memperkuat tujuan keberlanjutan Chandra Asri (TPIA) dan mengukuhkan posisinya di sektor energi terbarukan.

Tonggak Penting

Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat Chandra Asri (TPIA), Suryandi mengatakan, kemitraan dengan Biofront menandai tonggak penting komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini selaras dengan strategi Chandra Asri Group untuk melakukan diversifikasi melalui inisiatif bisnis ramah lingkungan, yang memperkuat dedikasi perusahaan terhadap keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (28/10/2024).

“Kami melihat bahan baku berbasis bio, seperti Bio-Naphtha, sangat penting untuk memfasilitasi transisi industri ke praktik yang lebih ramah lingkungan. Naphta terbarukan yang dihasilkan dari UCO menawarkan solusi praktis bagi industri yang ingin meminimalkan jejak karbon mereka. Selain itu, inisiatif ini memainkan peran penting dalam mempromosikan ekonomi sirkular dengan mengoptimalkan efisiensi sumber daya. Kami juga antusias untuk menjajaki kolaborasi di masa depan di sektor lain dalam ekonomi sirkular, seperti ban bekas dan daur ulang limbah plastik,” pungkasnya.

Kemitraan dengan Biofront, salah satu pengumpul bahan baku berbasis limbah terbesar di dunia, menandai komitmen Chandra Asri (TPIA) - emiten Prajogo Pangestu - untuk memperluas portofolio bisnis ramah lingkungan dan program keberlanjutan creating shared value (CSV) perusahaan. Kerja sama ini menyoroti keterlibatan aktif perseroan dalam inisiatif ekonomi sirkular sekaligus mengamankan bahan baku penting untuk kilang bio yang potensial, yang akan mendukung produksi bahan bakar nabati.

Investasi ini sangat penting bagi pertumbuhan strategis Chandra Asri Group dalam sektor bahan bakar ramah lingkungan, khususnya melalui produksi bahan bakar nabati dan Bio-Nafta. Komitmen ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia untuk mempromosikan inisiatif energi terbarukan dan meningkatkan kedaulatan energi. Kemitraan ini merupakan langkah penting dalam memajukan tujuan Indonesia untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060, yang semakin menegaskan komitmen Perseroan untuk mendukung transisi energi nasional.

Dengan berinvestasi pada aset dan teknologi bahan bakar yang berkelanjutan, Chandra Asri Group bertujuan untuk menjadi pemimpin dalam praktik-praktik berkelanjutan di industri dan di kawasan Asia Tenggara. Langkah strategis ini akan memperkuat posisi Perseroan sebagai pemimpin dalam bidang energi terbarukan dan menunjukkan dedikasi Perseroan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Chandra Asri (TPIA) juga telah berhasil memperoleh International Sustainability and Carbon Certification (ISCC), sebuah sertifikasi yang diakui secara global untuk produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sertifikasi ini menegaskan bahwa fasilitas Chandra Asri Group telah memenuhi persyaratan untuk memproses bahan baku nabati menjadi produk berbasis bio, seperti Bio-Propylene, Bio-Ethylene, Bio-Crude C4, dan Bio-Pygas. Pencapaian ini mencerminkan dedikasi perseroan terhadap sumber bahan baku yang berkelanjutan, mengurangi emisi karbon, dan mendukung closed-loop yang meminimalkan dampak lingkungan.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #chandra-asri #tpia #prajogo-pangestu #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378234/emiten-prajogo-pangestu-tpia-umumkan-investasi-ini