Ethereum Genting di Situasi ‘Slow Bleed’, Ini Kata Analis 10x Research
Ethereum (ETH) disebut dalam posisi genting, imbas lebih menariknya yield Treasury AS dan berkurangnya minat terhadap ekosistemnya.
(BlockChain-Media) 28/10/24 21:30 17124373
Ethereum (ETH) disebut analis berada dalam posisi genting “slow bleed“, dihadapkan dengan tekanan dari yield Treasury AS yang lebih tinggi dan berkurangnya minat investor terhadap ekosistemnya.
Analis di 10x Research, Markus Thielen, dalam laporan terbaru menyatakan bahwa Ethereum kini berpotensi kehilangan momentum, bahkan menghadapi tantangan serius untuk kembali mencatatkan performa terbaiknya seperti pada periode bullish sebelumnya.
Menurut Thielen, ada beberapa faktor kunci yang mempengaruhi penurunan daya tarik Ethereum di mata investor, termasuk dampak dari kenaikan suku bunga di sektor keuangan tradisional (TradFi) dan tren bear market yang mengisyaratkan tekanan berkelanjutan terhadap harga ETH. “Ethereum memerlukan lebih dari sekadar reli jangka pendek; perlu ada inovasi besar untuk mempertahankan relevansinya di pasar yang semakin kompetitif,” ungkap Thielen dalam analisisnya, Minggu (27/10/2024).
Analisis Teknikal: Rata-Rata Pergerakan 21-Minggu dan Sentimen BearishSalah satu indikator utama yang disebutkan Thielen adalah Moving Average 21-minggu (21-week moving average), yang dianggap sebagai penanda utama arah tren. Saat ini, ETH diperdagangkan di bawah garis rata-rata ini, yang terletak di kisaran US$2.736, mengindikasikan sentimen bearish di pasar. Ketika sebuah aset berada di bawah garis rata-rata pergerakan ini, investor cenderung menganggap bahwa tren jangka pendek lebih berisiko dan berpotensi menurun.

“Rata-rata pergerakan 21-minggu menjadi tolok ukur penting dalam melihat arah pasar. Di bawah level ini, pasar menunjukkan kecenderungan bearish. Untuk beralih ke kondisi yang lebih bullish, altcoinETH harus diperdagangkan secara konsisten di atas rata-rata tersebut,” jelas Thielen. Pada grafik tertera harga Ethereum kini berada di kisaran di bawah tren 21 minggu itu, yakni US$2.736.
Rasio ETH/BTC jatuh di bawah 0,037 pada 25 Oktober 2024.Rasio ETH/BTC adalah perbandingan nilai antara Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC), dua cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Rasio ini menunjukkan seberapa banyak Bitcoin yang diperlukan untuk membeli satu Ethereum, atau sebaliknya, seberapa banyak Ethereum yang dapat diperoleh dengan satu Bitcoin.
Rasio ini penting dalam analisis pasar cryptocurrency karena membantu investor dan trader untuk memahami dinamika harga antara dua aset digital ini.
Pergerakan rasio ETH/BTC dapat memberikan wawasan tentang kekuatan relatif Ethereum dibandingkan Bitcoin. Misalnya, jika rasio ini meningkat, itu berarti ETH menjadi lebih kuat atau lebih mahal dibandingkan BTC, sedangkan penurunan rasio menunjukkan bahwa ETH melemah relatif terhadap BTC.
Penurunan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi Ethereum dalam menjaga nilai dan posisinya di pasar cryptocurrency, terutama di tengah aksi jual yang dilakukan oleh Ethereum Foundation. [ps]
#altcoin #analisis-teknikal #eth #ether #ethereum #kripto #tradfi
https://blockchainmedia.id/ethereum-genting-di-situasi-slow-bleed-ini-kata-analis-10x-research/