Emiten TP Rachmat Labanya Melejit 273%
Emiten TP Rachmat Autopedia (ASLC) mencetak lonjakan laba bersih 273% yoy per kuartal III-2024. ASLC mengungkap target hingga akhir tahun. - Halaman all
(InvestorID) 29/10/24 07:46 17139015
JAKARTA, investor.id - Emiten TP Rachmat, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 40,21 miliar per akhir kuartal III-2024.
Angka laba bersih emiten kendaraan seken itu melonjak 273% dari Rp 10,78 miliar pada periode yang sama tahun 2023 lalu.
Laba per saham Autopedia Sukses Lestari juga melonjak jadi Rp 3,16 per 30 September 2024. Dibandingkan Rp 0,85 pada 30 September 2023.
Kenaikan laba ASLC - emiten TP Rachmat - ditopang oleh mencuatnya pendapatan perseroan 36,3% jadi Rp 618,18 miliar dalam 9 bulan 2024. Ketimbang Rp 453,49 miliar di Januari-September 2023.
Sementara itu, Autopedia Sukses Lestari (ASLC) gencar ekspansi showroom Caroline.id hingga akhir tahun 2024 ini untuk mengantisipasi peningkatan permintaan kendaraan bekas.
Hingga Oktober 2024, Caroline.id menambah 3 showroom terbaru di Mampang (Jakarta Selatan), Poris Daan Mogot (Tangerang), dan Cibiru (Bandung) sehingga kini Caroline.id memiliki total 15 showroom. Perseroan menargetkan, pada akhir tahun 2024 Caroline.id akan memiliki 16 showroom beroperasi, dan 2 showroom yang masih dalam tahap konstruksi dan renovasi dijadwalkan beroperasi di tahun 2025.
“Perseroan harus selalu bersikap antisipatif terhadap perkembangan bisnis yang dinamis. Dalam hal ini, kita melihat bahwa penurunan suku bunga BI serta gairah masyarakat yang meningkat, penuh harapan terhadap pemerintahan baru telah membangkitkan optimisme dan peningkatan aktivitas ekonomi, tidak terkecuali di bisnis jual beli kendaraan bekas,” kata Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra dalam keterangan resmi baru-baru ini.
Target Hingga Akhir Tahun
Berbeda dengan permintaan mobil baru yang masih terkena dampak dari penurunan daya beli masyarakat, lanjut Jany, permintaan mobil bekas masih memiliki prospek positif, sebagian besar dipengaruhi oleh faktor seperti harga yang lebih terjangkau dan kesadaran konsumen untuk memilih kendaraan yang lebih hemat biaya.
Keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga menjadi 6%, ditambah dengan sentimen positif masyarakat terhadap pemerintahan baru turut pendorong pergerakan pasar otomotif Indonesia, khususnya peningkatan permintaan pembelian kendaraan bekas. Pada semester pertama tahun ini Caroline.id telah mampu menjual lebih dari 1.400 unit kendaraan, atau meningkat 9,3% yoy.
“Kami menargetkan Caroline.id dan JBA dapat meraih pertumbuhan volume penjualan hingga dua digit pada akhir tahun 2024,” imbuh Jany Candra.
Secara keseluruhan Autopedia Sukses Lestari (ASLC) - emiten TP Rachmat - memproyeksikan pendapatan dan laba bersih tumbuh dua digit hingga akhir tahun 2024.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #autopedia-sukses-lestari #aslc #tp-rachmat #saham-aslc #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/378270/emiten-tp-rachmat-labanya-melejit-273