Kuartal III-2024, Bank Jago Cetak Laba Rp 85,84 Miliar Halaman all

Kuartal III-2024, Bank Jago Cetak Laba Rp 85,84 Miliar Halaman all

Per kuartal iII-2024, pertumbuhan laba bersih Bank Jago didorong oleh kenaikan pendapatan operasional lainnya. Halaman all

(Kompas.com) 29/10/24 10:06 17143298

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 85,84 miliar sampai dengan kuartal III-2024. Nilai ini naik sekitar 70,6 persen dari periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 50,29 miliar.

Laba bersih bank digital itu meningkat, meskipun pendapatan bunga dan syariah bersih (net interest income/NII) menurun. Tercatat nilai NII perusahaan sebesar Rp 1,07 triliun, turun sekitar 10,9 persen secara tahunan.

Penurunan itu utamanya disebabkan oleh pos pendapatan syariah yang susut sebesar 66,4 persen secara tahunan menjadi Rp 76,75 miliar. Sementara pada pos pendapatan bunga masih mencatat kenaikan sebesar 10,5 persen menjadi Rp 1,3 triliun.

Adapun pertumbuhan laba bersih Bank Jago didorong oleh kenaikan pendapatan operasional lainnya. Tercatat pada pos ini mengalami kenaikan sebesar 74,6 persen menjadi Rp 205,5 miliar.

Di sisi lain, perusahaan dapat menekan beban operasional lainnya. Pos pengeluaran ini turun, dari Rp 1,15 triliun pada September 2023, menjadi Rp 966,04 miliar.

"Sebagai bank berbasis teknologi, Bank Jago berhasil menjaga dan menumbuhkan profitabilitas tanpa menurunkan kualitas pertumbuhan dan tanpa membakar capital yang besar," kata Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris Tandjung, dalam keterangannya, dikutip Selasa (29/10/2024).

Dari sisi fungsi intermediasi, Bank Jago tercatat menyalurkan kredit sebesar Rp 17,3 triliun. Nilai ini naik 59 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,9 triliun.

"Penyaluran kredit dilakukan secara berkualitas dan mengutamakan prinsip kehati-hatian. Ini tercermin dari rendahnya rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross yang sebesar 0,2 persen," tutur Arief.


Pada saat bersamaan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perusahaan mencapai Rp 16,9 triliun sampai dengan akhir kuartal III-2024, tumbuh 64 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,3 triliun.

Sebanyak 57 persen dari jumlah DPK atau sebesar Rp 9,6 triliun merupakan current account and savings account (CASA), sedangkan sisanya 43 persen atau Rp 7,3 triliun merupakan term deposit (TD).

Adapun nilai aset Bank Jago sebesar Rp 26,8 triliun per September 2024 atau tumbuh 40 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 19,1 triliun. Tercatat rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai 45,6 persen.

"Menunjukkan kuatnya tingkat permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan," ucap Arief.

#jakarta #bank-jago

https://money.kompas.com/read/2024/10/29/100612926/kuartal-iii-2024-bank-jago-cetak-laba-rp-8584-miliar?page=all&utm_source=Google&utm_medium=Newstand&utm_campaign=partner